Kelas Polychaeta, golongan cacing pasir yang perlu kamu tahu
Merdeka.com - Keanekaragaman hayati di dunia ini luar biasa. Jutaan spesies di dunia ini dibagi menjadi 2 golongan, yaitu vertebrata (hewan bertulang belakang dan invertebrata (hewan tak bertulang belakang).
Invertebrata terbagi menjadi delapan filum, yaitu hewan berpori (Porifera), hewan berongga (Coelenterata), hewan berkulit duri (Echinodermata), cacing pipih (Platyhelmintes), cacing gilig (Nemathelminthes), cacing gelang (Annelida), hewan lunak (Mollusca), dan hewan berbuku-buku (Arthropoda). Salah satu filum, yaitu Annelida, masih dibagi lagi menjadi 7 kelas, yaitu Archiannelida, Polychaeta, Myzostoma, Oligochaeta, Hirudinea, Echiurida, dan Gephyrea.
Kali ini, yuk kita bahas tentang kelas Polychaeta. Kelompok hewan ini bisa biasa hidup di dalam pasir atau menggali batu-batuan di daerah pasang surut dan aktif di waktu malam. Alat tubuh yang digunakan untuk menggali adalah setae.
Secara umum, stuktur tubuhnya seperti berikut:
- Ada kepala, faring menonjol, berahang, dikelilingi peristomium, dan beratap prostomium.
- Peristium terdiri atas empat buah mata, dua tentakel pendek, dua palpus, dan empat tentakel panjang.
- Setiap segmen, kecuali segmen terakhir, memiliki parapedia yang dilengkapi banyak setae.
- Sistem saraf dilengkapi dengan ganglion serebral (otak) yang dihubungkan dengan ganglion subesofageal oleh dua saraf sirkumesofageal, kemudian dihubungkan ke belakang saraf ventral bercabang lateral yang terdapat dalam tiap segmen dan terlihat sebagai tonjolan segmen.
Ada beberapa contoh hewan dalam kelompok ini, di antaranya:
Bisakah kamu menemukan mereka di sekitarmu? (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya