4 Jenis gerhana matahari, mana yang paling langka?
Merdeka.com - Proses terjadinya gerhana matahari memang luar biasa. Pada saat gerhana terjadi, pagi yang terang mendadak menjadi seperti sore hari. Hari Rabu (9/3), akan terjadi gerhana matahari total (GMT). Walaupun cuma terjadi dalam hitungan menit saat melewati Indonesia, tapi tetap saja gerhana matahari layak dikagumi. Kali ini Kelas Merdeka akan ngebahas soal jenis-jenis gerhana matahari yang kamu perlu tahu.
1. Gerhana total
Gerhana ini bisa terjadi kalau waktu puncak gerhana, cahaya matahari ditutup sepenuhnya oleh bulan. Seolah-olah piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari. Ukuran piringan mtahari dan piringan bulan memang bisa berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak bumi-bulan dan bumi-matahari.
2. Gerhana sebagian atau parsial
Biasanya terjadi kalau piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari. Nah, waktu gerhana ini terjadi, matahari akan kelihatan gelap sebagian, kadang matahari akan seperti bulan sabit.
3. Gerhana cincin
Ini yang akan terjadi kalau ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Jadi waktu piringan bulan ada di depan piringan matahari, nggak semua piringan Matahari akan tertutup oleh piringan bulan. Jadi, cahaya matahari di tepi lingkaran yang nggak ketutup matahari akan kelihatan seperti cincin bercahaya.
4. Gerhana hibrida
Inilah gerhana yang cukup jarang muncul alias langka, karena ia bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin.
Ternyata, banyak juga ya jenis gerhana matahari? Yang jelas, gerhana matahari terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia. Pada waktu gerhana terjadi, banyak yang bisa kamu pelajari. So, manfaatin dengan baik momen langka ini. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya