Segala Aspek Harus Diperhatikan saat Membeli Mobil Bekas Kecelakaan, Ada 9 Risiko yang Jadi Pertimbangan

Risiko Membeli Mobil Bekas Kecelakaan, Segala Sisi Harus Dikhawatirkan

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Segala Aspek Harus Diperhatikan saat Membeli Mobil Bekas Kecelakaan, Ada 9 Risiko yang Jadi Pertimbangan
9 Risiko Membeli Mobil Bekas Kecelakaan, Segala Sisi Harus Dikhawatirkan (Merdeka.com)

Bagian mesin mobil bekas kecelakaan bisa mengalami kerusakan.

Meskipun harganya lebih terjangkau, ada beberapa risiko yang harus dipertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas yang pernah mengalami kecelakaan. Berikut ini adalah beberapa risiko yang perlu diwaspadai saat membeli mobil bekas, yang diambil dari berbagai sumber pada Selasa (9/7/2024).

2. Mesin mengalami kerusakan
Dok. Istimewa

Kerusakan pada bagian mesin mobil bekas kecelakaan dapat menyebabkan ketidakstabilan dan risiko terhadap keselamatan pengemudi dan penumpang. Biaya perbaikan mesin bisa sangat tinggi, bergantung pada jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi.

Mobil bekas yang mengalami kecelakaan memiliki tingkat risiko keamanan yang lebih tinggi daripada mobil bekas yang tidak mengalami kecelakaan. Terutama jika kerusakan mobil tidak diperbaiki dengan baik, hal ini dapat membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.

Sebelum membeli mobil bekas kecelakaan, pastikan untuk mempertimbangkan reputasi yang kurang baik dan risiko kerusakan yang lebih tinggi yang dimiliki mobil tersebut. Hal ini penting karena sebagian besar pembeli mobil bekas mencari mobil yang dalam kondisi baik dan masih bernilai jual tinggi.

Kerugian dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kecelakaan mobil dan sejauh mana perbaikan dilakukan. Mayoritas orang memilih untuk memperbaiki kerusakan bodi di bengkel alternatif daripada menggantinya dengan yang baru di bengkel resmi, sehingga perbaikan tersebut tidak optimal.

Kendaraan yang tidak dapat melindungi penumpang di dalamnya pasti terjadi tabrakan di titik yang sama. Kelayakan tabrakan (crashworthiness) dan kelayakan jalanan (roadworthiness) dari mobil tersebut dapat dipengaruhi oleh struktur kendaraan yang berubah akibat tabrakan.

6. Biaya untuk Memperbaiki yang Mahal
Dok. Istimewa

Jika kerusakan mobil bekas kecelakaan tidak diperbaiki secara menyeluruh, biaya perawatan dan perbaikan dalam jangka panjang bisa meningkat secara signifikan.

Pemilik mobil bekas kecelakaan sering menghadapi kesulitan dalam mencari suku cadang yang tidak tersedia, yang dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang lebih tinggi dan waktu yang lebih lama.

Mengganti air bag yang sudah pernah aktif pada mobil bekas kecelakaan dapat menimbulkan biaya perbaikan yang lebih tinggi, karena air bag yang sudah aktif tidak akan berfungsi lagi dan harus diganti dengan yang baru.

Jika perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh, risiko kerusakan yang lebih tinggi tetap ada, sehingga mobil tidak aman untuk digunakan, baik itu kerusakan pada kaki-kaki, mesin, body kendaraan, maupun komponen kelistrikan.

Rekomendasi