Merek otomotif asal Prancis, Peugeot, memperluas penawaran mobil di Eropa pada tahun ini.
Ya, 2023 akan menjadi tahun akselerasi yang kuat dalam elektrifikasi jajaran Peugeot. Mulai paruh pertama tahun ini, semua model Peugeot akan tersedia dengan satu atau lebih powertrain listrik.
Mulai dari sepeda listrik hingga van, e-skuter, dan mobil penumpang, Peugeot akan memenuhi semua kebutuhan mobilitas listrik dan menuju zero emisi. Simpelnya, 100 persen penjualan listrik di Eropa terjadi pada 2030.
Pengenalan powertrain hybrid baru dimulai pada model 3008 dan 5008. Hal ini memperluas penawaran teknologi, menambah solusi listrik baterai 100 persen baru pada e-208 dan e-308, sel bahan bakar hidrogen, serta hibrida plug-in penggerak empat roda.
Peugeot akan menjadi merek Stellantis pertama yang meluncurkan generasi baru powertrain hybrid grup. Pertama kali ditawarkan pada SUV 3008 dan 5008, sebelum diperluas ke model lain dalam jajarannya.
Teknologi hybrid generasi baru ini menggabungkan efisiensi dan kemudahan penggunaan.
Advertisement
Peugeot e-308
Kemudian Peugeot akan memperluas model listrik 100 persen dengan meluncurkan e-308 dan e-308 SW.
Pabrikan ini akan menjadi salah satu merek otomotif Eropa pertama yang menawarkan mobil estate listrik 100 persen. Dengan sedan dan station wagon, merek ini akan dapat memenuhi semua kebutuhan pelanggan segmen C yang ingin melakukan transisi menuju mobilitas tanpa emisi.
Sementara teknologi hibrida plug-in Peugeot juga diuji di lintasan oleh Peugeot 9X8 Hybrid Hypercar, yang berlomba di World Endurance Championship (WEC) sejak Juli 2022.
Sedangkan untuk bahan bakar hidrogen, ditawarkan Peugeot e-
Expert Hydrogen baru. Keuntungan utama dari Peugeot e-Expert Hydrogen yang sepenuhnya elektrik terletak pada pengurangan waktu pengisian ulang tangki hidrogennya, hanya 3 menit.