Jaringan diler mobil Toyota, Auto2000, mencatat 1,88 juta unit kendaraan melakukan servis berkala di outletnya pada tahun lalu. Jumlah ini tumbuh sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Secara bisnis, nilainya setara Rp 3,5 triliun, " kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, jumlah unit kendaraan yang servis berkala di bengkel Auto2000 bertumbuh pada 2022, karena kebutuhan perawatan kendaraan meningkat dari tahun sebelumnya. Terutama setelah mobilitas masyarakat lebih longgar dari sebelumnya akibat turunnya level PPKM selama pandemi kemarin.
Selain itu, pada periode 2020-2021, pemerintah beberapa kali menaikkan level PPKM sehingga bengkel Auto2000 terpaksa tutup, serta mobilitas masyarakat juga terbatas.
"Dari bisnis aftersales Rp 3,5 triliun tersebut, layanan Auto2000 Home Service berkontribusi 22,5 persen. Bisnis Home Service sendiri tumbuh 22 persen dengan jumlah armada sekitar 500 mobil," jelasnya.
Advertisement
Layanan Baru Auto2000 Inspeksi
Mengawali tahun baru, Auto2000 menghadirkan inovasi layanan bernama Auto2000 THS Inspector. Layanan ini menawarkan jasa pemeriksaan mobil bekas Toyota yang ingin dibeli masyarakat.
Menariknya, Auto2000 THS Inspector merupakan layanan terbaru dari THS–Auto2000 Home Service. Alhasil, layanan jasa pemeriksaan atau inspeksi mobil ini dilakukan oleh teknisi Auto2000 berpengalaman disertai laporan inspeksi yang dikirim otomatis secara digital.
Layanan Auto2000 THS Inspector memiliki beberapa keunggulan; yang pertama, pengalaman dan kompetensi teknisi THS-Auto2000 Home Service plus perlengkapan kerja yang lengkap dan modern.
Kedua, terdapat sekitar 177 item pemeriksaan pada layanan Auto2000 THS Inspector yang akan dilakukan pada eksterior, interior, mesin dan transmisi, serta dokumen penting kendaraan.
Biaya inspeksi kendaraannya hanya Rp 240 ribu untuk mobil lama. Namun, untuk model LCGC, seperti Toyota Agya, tarifnya Rp 269.730.