Honda dan LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik untuk Pasar Amerika Utara

Raksasa otomotif asal Jepang, Honda, dan LG Energy Solution (Korea) meresmikan kerja sama produksi baterai kendaraan listrik Honda dan Acura untuk pasar Amerika Utara.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Honda dan LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik untuk Pasar Amerika Utara
All New Acura TLX 2021. ©2020 Merdeka.com

Raksasa otomotif asal Jepang, Honda, dan LG Energy Solution (Korea) meresmikan kerja sama produksi baterai kendaraan listrik Honda dan Acura untuk pasar Amerika Utara.

Perjanjian kerja sama tersebut senilai US$ 4,4 miliar dan akan diwujudkan dengan mendirikan pabrik baru di Amerika Serikat dengan kapasitas target produksi per tahun mencapai 40 GWh.

Pabrik baru ini kelak memproduksi jenis baterai pouch-type yang akan dipasok untuk pabrik perakitan kendaraan listrik Honda di kawasan Amerika Utara. Pabrik mulai dibangun pada awal 2023 mendatang dengan target produksi massal advanced lithium-ion battery cells pada akhir 2025.

Youngsoo Kwon, CEO LG Energy Solution, mengatakan peresmian kerja sama dengan Honda, selain dapat meningkatkan reputasi brand kami, juga dapat menjadi tonggak kerja sama jangka panjang kami untuk mendukung tren elektrifikasi yang berkembang secara pesat di kawasan Amerika Utara.

"Karena tujuan utama kami adalah untuk mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat pelanggan yang berharga, kami juga bercita-cita untuk memposisikan diri sebagai penyedia baterai terkemuka. Dan kami bekerja dengan Honda dalam mencapai inisiatif untuk elektrifikasi, serta menyediakan solusi energi berkelanjutan untuk konsumen,” ujar Kwon dalam rilisnya, kemarin.

Toshihiro Mibe, President, CEO, and Representative Director of Honda Motor Co Ltd, mengatakan Honda terus berupaya untuk mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaannya pada 2050 sesuai visi perusahaan.

"Selaras dengan komitmen perusahaan, Honda berkomitmen untuk mewujudkan pengadaan baterai EV yang merupakan komponen penting untuk kendaraan EV. Inisiatif dengan LGES sebagai produsen baterai global terkemuka, akan menjadi bagian dari pendekatan Honda tersebut di wilayah Amerika Utara," jelasnya.

Honda berencana meluncurkan hingga 30 mobil berbasis listrik pada 2030, dengan volume produksi mencapai 2 juta unit setiap tahun. Selain itu, Honda juga berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua lini produk serta aktivitas perusahaannya pada 2050.

Rekomendasi