Suzuki Indonesia sedang memancang target tinggi di pasar otomotif Indonesia. Seolah tak puas dengan posisi terkini sebagai pemain otomotif No 5 terbesar di Indonesia, Presiden Direktur Suzuki Indonesia Shingo Sezaki mengungkapkan strategi produk pabrikan otomotif asal Jepang ini hingga 2025 mendatang.
"Suzuki akan meluncurkan 7 produk baru hingga 2025 untuk meningkatkan pangsa pasarnya di Indonesia," kata Sezaki-san saat press day GIIAS 2022 di ICE-BSD City, Tangerang, kemarin (11/8).
Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu pasar strategis Suzuki di dunia dengan menyiapkan rencana strategis dalam hal produk ini.
Pameran GIIAS 2022 menjadi panggung pertama Suzuki merealisasikan rencana tersebut. Di GIIAS tahun ini, dua produk baru telah diluncurkan sekaligus, yakni New Suzuki Baleno (hatchback) dan New S-Presso (city car).
Suzuki merencanakan distribusi kedua produk baru tersebut pada Oktober. Artinya tahap awal ini pemesan New Baleno atau New S-Presso mesti inden sekitar 2 bulan, karena keduanya diimpor secara utuh (CBU) dari India.
Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan dua produk baru diluncurkan sekaligus untuk melengkapi segmen passenger car di pasar otomotif Indonesia.
"Strategi kami adalah merangsang pasar dengan produk baru di segmen city car Indonesia terutama S-Presso. Meski diimpor dari India, studi kami mengatakan potensi pasar S-Presso menarik di Indonesia yang menyasar entry level car," ujar Donny yang dijumpai di booth Suzuki-GIIAS 2020, baru-baru ini.
Segmen entry car cukup besar di Indonesia, terutama mereka yang ingin memiliki kendaraan bermotor roda empat dari sepeda motor. Apalagi rasio kepemilikan mobil di Indonesia terbilang rendah: 99 unit per 1.000 penduduk.
Maka itu, lanjut Donny, Suzuki Indonesia sudah menyesuaikan fitur-fitur S-Presso versi India dengan kebutuhan konsumen otomotif Indonesia.
Harga jual kedua prduk baru Suzuki ini cukup menarik. Cocok untuk entry level: New S-Presso dibanderol mulai Rp 155 juta (on the road Jakarta), sementara New Baleno mulai Rp 262 juta.
Advertisement
Model India Jadi Andalan
Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W SIS, mengungkapkan alasan Suzuki Indonesia meluncurkan dua model sekaligus dari India pada tahun ini.
"Kami punya target pangsa pasar setiap tahun. Target tersebut direalisasikan dengan meluncurkan model-model baru ke pasar. Dan model-model baru India secara harga lebih kompetitif bila dibandingkan model Jepang misalnya, sehingga model India lebih tepat untuk pasar Indonesia pula," jelasnya.
Data penjualan ritel GAIKINDO menyebutkan, Suzuki mencatat volume penjualan 47.831 unit periode Januari-Juli 2022. Hanya naik 0,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Semnentara pangsa pasarnya justru turun jadi 8,8 persen dari 10,5 persen.
Menurut Harold, Suzuki memang besar di India, sehingga menjadi mother plant bagi model-model kendaraannya secara global. Sebagai mother plant Suzuki di dunia, produk-produknya pun bisa menyesuaikan dengan kebutuhan negara-negara lain seperti Indonesia.
"Yang harus digarisbawahi, di mana pun diproduksi, kualitas produksi mobil Suzuki tidak berkurang, sesuai standar global Suzuki," pungkas Harold.