Tren Positif Pasar Otomotif, Penjualan Ritel Daihatsu Naik 10,6 Persen di April

Industri otomotif Indonesia mencatat rekor penjualan ritel tertinggi selama pandemi pada Maret lalu akibat kebijakan relaksasi pajak (PPnBM). Pada April, penjualan otomotif nasional kembali mencetak rekor tertinggi dengan membukukan 79 ribu unit, naik 2,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Tren Positif Pasar Otomotif, Penjualan Ritel Daihatsu Naik 10,6 Persen di April
New Astra Daihatsu Sigra. ©2019 Merdeka.com/Nanda F. Ibrahim

Industri otomotif Indonesia mencatat rekor penjualan ritel tertinggi selama pandemi pada Maret lalu akibat kebijakan relaksasi pajak (PPnBM). Pada April, penjualan otomotif nasional kembali mencetak rekor tertinggi dengan membukukan 79 ribu unit, naik 2,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penjualan ritel Daihatsu juga mengalami kenaikan, bahkan lebih besar dari pasar, yakni 10,6 persen menjadi sekitar 13 ribu unit pada April lalu. Dengan pencapaian ini, pangsa pasar Daihatsu ikutan naik menjadi 17,2 persen, lebih besar dari bulan sebelumnya yang hanya 16 persen.

“Daihatsu optimistis pasar mobil di bulan selanjutnya akan tetap bergairah seperti yang terjadi pada Maret dan April lalu. Kami mendukung imbauan pemerintah untuk tidak mudik, karena Daihatsu percaya imbauan ini akan menekan penyebaran Covid-19, sehingga ekonomi Indonesia bisa kembali kondusif,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Pada April lalu, penjualan Daihatsu didominasi 3 model utama, yaitu Sigra dengan volume 3.591 unit, yang berkontribusi sebesar 26,3 persen; disusul Gran Max Pick Up dengan 3.381 unit (24,7 persen); dan Terios yang mencapai 2.481 unit (18,1 persen).

Rekomendasi