Pabrik Mobil Mewah Bentley di Inggris Beroperasi Kembali dengan Protokol Lebih Ketat

Merek mobil mewah asal Inggris, Bentley Motors, membuka kembali pabriknya yang berlokasi di Crewe, Inggris, kemarin (11/5). Pabrik dengan lebih dari 1.700 karyawan ini mengikuti 250 standar prosedur kebersihan dan social distancing yang komprehensif.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Pabrik Mobil Mewah Bentley di Inggris Beroperasi Kembali dengan Protokol Lebih Ketat
Pabrik Bentley di Inggris beroperasi kembali. ©2020 Merdeka.com

Merek mobil mewah asal Inggris, Bentley Motors, membuka kembali pabriknya yang berlokasi di Crewe, Inggris, kemarin (11/5). Pabrik dengan lebih dari 1.700 karyawan ini mengikuti 250 standar prosedur kebersihan dan social distancing yang komprehensif.

Prosedur ini mewakili tahapan selanjutnya dalam program Bentley ‘Come Back Stronger’, fase peningkatan produksi mengikuti perubahan terbesar dalam keseharian bekerja dalam sejarah 100 tahun perusahaan.

Sebelum dibuka, pekan lalu, para karyawan menerima informasi mengenai pola kerja baru, operasi, dan lingkungan selama pengarahan dan pelatihan social distancing. Misalnya mendesain kembali fasilitas pabrik yang mengharuskan jarak dua meter antar-karyawan, jalur satu arah, serta lalu lintas karyawan.

Produksi model Bentayga dan Mulsanne mulai berjalan pada Senin (11/5), sementara produksi Continental GT dan Flying Spur dimulai pekan depan. Sebagai tambahan, setiap produksi sekarang dibagi menjadi dua tahapan, dan bukan satu tahapan, untuk memberikan jarak memadai masing-masing karyawan.

Sebagian karyawan lainnya, lebih dari 500 orang, diperkirakan kembali bekerja pada pertengahan Juni sesuai dengan arahan pemerintah. Seluruh karyawan, selama periode lockdown, atau yang akan kembali bekerja nanti, dibekali dengan informasi terbaru sesuai dengan perubahan yang ada melalui arahan dari rumah, video pelatihan, dan aplikasi terbaru yaitu Employee News App, yang diciptakan untuk memberikan kemudahan dari ketidakpastian yang terjadi selama masa-masa yang penuh tantangan ini.

Adrian Hallmark, Chairman dan CEO Bentley Motors, mengatakan sekarang adalah saat tepat untuk bisnis kami kembali dengan lebih kuat. Kami memperkenalkan langkah-langkah baru untuk melindungi karyawan, keluarga, dan para pelanggan, setelah mengikuti perjalanan orang banyak, berada di Bentley akan lebih aman bagi karyawan dibanding di tempat lain.

“Kami memiliki jumlah pesanan yang cukup banyak sekitar delapan bulan untuk pemesanan hingga proses produksi, membangun jalur suku cadang, dan pelanggan kami yang menanti kendaraan mereka secepatnya. Kami akan meningkatkan kinerja dengan langkah-langkah yang diperhitungkan dan terkontrol untuk memastikan kami dapat memenuhi permintaan pelanggan, dan melihat ke depan dan terlepas dari gangguan ini melanjutkan perjalanan kami untuk memimpin mobilitas yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Hallmark dalam rilisnya, kemarin.

Protokol Kesehatan Lebih Ketat di Pabrik

Langkah-langkah yang diambil akan memberikan keamanan bagi seluruh karyawan Bentley setiap waktu. Peralatan perlindungan personel, termasuk masker, sarung tangan, dan kacamata baik untuk karyawan dan secara paralel didonasikan utnuk layanan kesehatan lokal, termasuk pengecekan suhu badan untuk para karyawan.

Ada pula rutinitas kebersihan yang ditingkatkan dan petunjuk yang jelas untuk para tenaga kerja untuk meminimalkan risiko terinfeksi dari beberapa area, seperti pertemuan dengan pemerintah, akses lokasi, dan perjalanan.

Di area-area kantor tertentu dan fasilitas katering yang mana menjaga jarak lebih sulit, partisi plastik yang didesain dan dibuat oleh karyawan Bentley, memberikan batasan antar-karyawan sebagai tambahan dalam mengontrol pengurangan kapasitas.

Terdapat juga, pengukuran baru yang ketat untuk mengontrol kepadatan jumlah karyawan di pabrik pada suatu waktu dengan pintu masuk dan keluar yang ditinjau dan di konfigurasi kembali untuk mengurangi jumlah orang.

Rekomendasi