Satu dari sekian penyebar virus modifikasi hot rod yang menjadikan mobil tua era di bawah 1950-an menjadi berotot telah tiada setahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014. Dia adalah Ermin S Nasution.
Untuk mengenangnya, Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran bekerja sama dengan The 8th Otoblitz Indonesia Classic Car Show 2015 (OICC-Show 2015) menyediakan ruang ERMIN HOT ROD, booth khusus persembahan OICC-Show 2015 untuk menghormati pelestari mobil-mobil klasik yang tak pernah lelah menyebarkan "virus" hot rod di Indonesia itu.
Tiga mobil kebanggaan "Bapak Hot Rod Indonesia" yang wafat dalam usia 61 tahun itu diangkut dari Cikunir Classic Car Museum dan dipindahkan ke arena OICC-Show, yakni Hot Rod 1, Hot Rod 2: Hi Boy, Ford Deluxe, lengkap dengan koleksi poster sang kolektor, video profile Cikunir Museum, dan mesin-mesin pompa bensin baheula yang menggemaskan bagi kolektor.
Mobil-mobilnya hadir di antara kendaraan besejarah lain, seperti deretan limosin Presiden Soeharto dan mobil-mobil klasik dari berbagai negara dalam tampilan orisinal.
Advertisement
Tak cuma itu, untuk meramaikan acara ini, ada BATTLE OF RETRO CLASSIC, deretan mobil-mobil yang dimodifikasi berdasarkan kreativitas pemiliknya. Beberapa diantaranya Citroen BX Sport (1986), BMW E21 Alpina (1983), dan Holden Torana 2850 (1975).
Berikutnya adalah BATTLE OF ORIGINAL CLASSIC dengan Volkswagen T3 Notchback (1964), Mercedes-Benz 250 W114 (1970), dan Citroen BX Estate (1986) - berdampingan dengan BATTLE OF 80'S YOUNG TIMERS yang memamerkan BMW 318 M10 (1988), Toyota Corolla DX Wagon RE70 (1981), dan Mercedes-Benz 190E W201 (1983). Ketiga Battle tersebut akan saling berkompetisi sebagai THE BEST & THE MOST EYE-CATCHING.
(kpl/why/lrs)