Menjelang Lebaran, sebentar lagi adalah musimnya orang mudik. Jalanan menjadi padat. Kondisi puasa. Dahaga. Panas. Namun Anda dituntut harus bisa menahan emosi. Bukan mudah mengontrol emosi di jalanan terlebih lagi jika bertemu dengan para pengemudi yang menjengkelkan.Ya, sopir-sopir saat ini sangat minim kepeduliannya terhadap keselamatan bersama dan lebih mementingkan diri sendiri. Kali ini merdeka.com akan membahas tentang 7 kebiasaan paling menjengkelkan para sopir (terutama mobil), di jalanan. Seperti apa? Check this out!
Advertisement
Menurut survei yang dilakukan oleh Colman Brunton menghasilkan bahwa ternyata sopir yang paling menjengkelkan di jalanan adalah yang mengemudi terlalu dekat dengan mobil kita. Itu memberikan efek was-was secara berlebih dan tidak bisa leluasa melihat ke belakang melalui spion tengah. Di samping itu, hampir 50 persen memilih bahwa ini menjadi gangguan nomor satu dalam survei tersebut sebagai perilaku sopir paling menjengkelkan di jalanan.
Advertisement
Tidak dipungkiri bahwa sopir mobil yang belok tanpa memberikan peringatan dengan lampu sign adalah perbuatan paling menjengkelkan. Tidak hanya menjengkelkan, hal tersebut bisa saja berakibat fatal hingga kecelakaan. Biasanya hal ini dilakukan oleh para sopir yang masih amatir dan belum bisa mengantisipasi jalanan.
Advertisement
Biasanya ini dilakukan oleh para sopir amatir, mahasiswa perempuan yang masih belum begitu luwes, atau ibu-ibu. Mengemudi sangat pelan terlebih lagi mengambil jalur tengah adalah perbuatan paling menjengkelkan. Belum lagi jika kita berada di belakang mereka dan sedang ingin terburu-buru.
Advertisement
Ini yang paling besar potensinya untuk menimbulkan emosi. Biasanya dilakukan oleh pengemudi yang terburu-buru, sehingga mereka cenderung berusaha ingin sampai tujuan dengan tidak memikirkan pengguna jalan lain.
Advertisement
Saat berpapasan dengan mobil yang menggunakan lampu dim (high beam) adalah hal paling menjengkelkan. Terlebih lagi lampu tersebut adalah lampu hasil modifikasi yang memiliki sorot tajam dan menyilakan mata. Hal tersebut tidak hanya membuat jengkel tapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi yang disorot karena tidak bisa melihat apa-apa di depannya.
Advertisement
Menggunakan klakson terlalu sering juga sangat menggangu. Terlebih lagi, jika sebenarnya hal tersebut sama sekali tidak menggangu mereka. Artinya, mereka bisa saja langsung menyalip tanpa harus menggunakan klakson secara berlebihan. Biasanya hal ini dilakukan oleh sopir yang terlalu was-was dan iseng di jalanan.
Advertisement
Tidak terbantahkan. Sopir ugal-ugalan adalah musuh terbesar siapapun. menggunakan jalanan seperti miliknya sendiri dengan mengebut, tak mau mengalah, tak mau mengantre, dan bahkan menyetel musik dengan keras hingga suaranya terdengar sampai ke luar mobil. Anak-anak muda, kerap melakukan hal ini. Biasanya mereka justru tidak memiliki pengetahuan umum tentang berkendara di jalan dengan baik dan benar. Lantas, kebiasaan sopir mana yang paling sering Anda alami?