Ajang Indonesia Motorcycle Show masih belum surut dari kritik. Sekalipun berjalan lancar, dan para produsen serta peserta menangguk hasil penjualan, ada saja kekurangan yang diutarakan.
Federal Oil selaku peserta untuk kebutuhan pendamping roda dua berujar bahwa ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) masih kurang dalam hal promosi. Mereka membandingkan dengan acara yang berlangsung bersamaan dan besebelahan, Indocomteh, pameran komputer dan perangkat gadget.
"Ini kan acara dua tahunan ya. Kalau saya lihat, dari sisi promosi masih kalah ya sama Indocomtech-nya. Tapi ya lumayan rapi ya, kami dengar ini EO baru," aku Ivan Ally, Promotion Head PT Federal Karyatama (Federal Oil).
Sekalipun berbeda keramaian dibanding acara di sebelahnya, IMoS menurutnya masih menjadi wadah bagi produsen dan distributor atau peserta terkait.
"Ya kami sendiri senang bisa hadir dalam ajang motor karena pelumas kan merupakan hal yang penting dalam sepeda motor. Penggunaannya juga berkelanjutan."
Sebelumnya, "nada kritis" terhadap IMoS sudah disampaikan ketika data menunjukkan bahwa jumlah produsen atau distributor sepeda motor yang menjadi peserta pameran terkikis.
Perhelatan yang dilaksanakan di area seluas 8.324 m2 di Assembly Hall dan Lobi utama Jakarta Convention Center ini antara lain diramaikan oleh Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki, serta lebih dari 30 perusahaan pendukung industri sepeda motor.
Namun, walau dicanangkan secara akbar dengan harapan cakupan lebih luas, yakni Indonesia, perhelatan ini tidak diikuti oleh merek-merek sepeda motor premium. Sebelumnya, acara tersebut diikuti oleh merek-merek seperti Ducati, KTM, Triumph, Indian, Victory, dan MV Agusta.
(kpl/why/sdi)Advertisement