Aksi saling susul offroader panaskan kejurnas offroad individual

Kejuaraan Nasional Offroad Individu bertajuk "GT Radial Savero Komodo Indonesia eXtreme 4x4 Individu untuk pertama kalinya digelar di sirkuit offroad Lubuklinggau, Sumatera Selatan, 11-12 Oktober kemarin.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Aksi saling susul offroader panaskan kejurnas offroad individual
Kejurnas Offroad Individual (istimewa)

Kejuaraan Nasional Offroad Individu bertajuk "GT Radial Savero Komodo Indonesia eXtreme 4x4 Individu untuk pertama kalinya digelar di sirkuit offroad Lubuklinggau, Sumatera Selatan, 11-12 Oktober kemarin.

Menghadirkan para offroader nasional, kompetisi individual yang digelar PT Sarana Media Nusantara ini dipromotori oleh GT Radial, Lupromax Oil, Indonesia UTV Club (IUTVC) dan Jhonlin Group, serta didukung oleh Mitsubishi, SBM Mitsubshi KalSel, Mitra Hino KalSel, Toyota, Adaro Energy, dan Ferodo Brakes.

Pertempuran sengit terus terjadi antar offroader, yang tak kalah menarik adalah pertarungan di SS terakhir antara Hendry Dunan dan Wahyu Lamban yang menggunakan mobil besar.

Dengan selisih 2 poin dengan Hendry Dunan, Wahyu Lamban yang menganggap lintasan di SS 4 ini sangat berpihak pada UTV harus bekerja keras untuk dapat melampaui waktu Hendry Dunan.

"Lintasan yang ternyata memiliki super bowl ini akan sangat mudah dilewati UTV tanpa harus mengurangi kecepatan. Berbeda dengan mobil yang memakai ban ekstra besar akan kewalahan melewati itu," ungkap Wahyu.

Namun dewi keberuntungan berkata lain, Hendry Dunan yang dari kejauhan terlihat sangat cepat ternyata malah lebih lambat 0,3 detik dibanding Wahyu Lamban.

Sedangkan di kelas poin menengah, persaingan ketat terjadi antara Yuma Wirakusuma, H. Edi BJ dan Aziz Yurianto. Mereka terlihat saling bertukar posisi peringkat. Tapi sayang, Edi BJ bermain buruk di hari kedua ini dan itu diakui olehnya. Dan Yuma dari Jhonlin Racing Team terus bertarung dengan Aziz Yurianto dari Tim Galena Logistic yang akhirnya Yuma berhasil menyodok ke posisi empat di SS 5.

Dan offroader dari Dasico Umadui, Dek Rai berhasil mempertahankan posisinya di peringkat ketiga. Melalui Oding sang pemilik tim, mereka bangga dan puas atas hasil yang diperoleh Dek Rai yang baru duduk di bangku SMA. "Kita jauh-jauh dari Bali dan bisa jadi juara tiga itu sudah membanggakan" tutup pria bernama lengkap Dewa Ananta Oding ini.

(kpl/fid/rd)

Rekomendasi