Per Klep AHRS dongkrak tenaga bebek dan skutik

Meski saat ini banyak pabrikan menyodorkan motor standar dengan performa akselerasi yang lumayan, tidak sedikit konsumen yang masih belum puas.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Per Klep AHRS dongkrak tenaga bebek dan skutik
Per Klep AHRS (Istimewa)

Meski saat ini banyak pabrikan menyodorkan motor standar dengan performa akselerasi yang lumayan, tidak sedikit konsumen yang masih belum puas. Penyuka kecepatan pun mencari cara untuk mendongkrak lari sepeda motornya, salah satunya adalah dengan mengganti per klep (spring valve).

Sebagai penyedia part racing, AHRS telah meriset berbagai komponen bagian mesin, salah satunya adalah per klep. Per klep AHRS dirancang untuk segala jenis sepeda motor, baik bebek, matic injeksi maupun karburator. Per klep ini diperuntukan untuk berbagai merek, Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

AHRS menyiapkan per klep model single yang terdiri dua per. Lalu tersedia juga model double yang terdiri dari tiga per. Kelebihannya, per klep ini lebih keras dan tahan di rpm tinggi karena di produksi dengan material dan spesifikasi di atas rata rata.

Untuk tipe single yang dilepas dengan harga Rp 485 ribu (Honda), dan Rp 550.000 (double) terdiri dari dua per standar dan satu per kecil. Soal pemasangan, dikemas plug and play layaknya versi standar di lubang in dan out. Per klep AHRS dijamin tahan hingga 12.000 rpm dan bersinergi dengan klep titanium maupun baja.

Per klep versi double yaitu diperkuat dari fungsi per kecil ini untuk hentakan klep lebih baik. Tahan sampai 14.000 rpm. Namun per klep double ini tidak terlalu direkomendasikan untuk klep titanium, alasannya karena terlalu keras. Lebih baik diharmonisasi dengan per klep besi baja.

Kemampuan per klep fungsinya untuk memaksimalkan mendapatkan tenaga lebih besar dari patokan standar, jadi tidak hanya untuk meraih kompresi tinggi. Kemampuan himpunan pegas dari per klep adalah menahan gempuran kompresi dari piston.

"Biasanya sih pakai per klep AHRS terjadi perubahan drastis dari kompresi dan tenaga mesin. Mau di gas se-ektrem apapun, tenaga mesin motor selalu terisi penuh hingga finish," ujar Oki Ristan, Rider asal Tasikmalaya yang menggeber motor balap Honda.

"Kalau diukur sigmat, tingginya 32 mm atau lebih tinggi 0,5 mm dari produk lain. Sedangkan diameter ulirnya 3 mm atau lebih besar 0,2 mm juga dari produk lain. Kelebihannya enggak gampang floating (ngambang) waktu digeber tinggi. Makanya enggak bocor kompresi," jelas Fikri Setiawan Mekanik Honda Cargloss AHRS.

(kpl/nzr/rd)
Rekomendasi