Jeep Indonesia beberkan strategi 'Word of Mouth

Bagaimana memasarkan mobil berharga miliaran seperti halnya Jeep, produk offroad asal Negeri Paman Sam? PT Garansindo Inter Global punya trik jitu yang membuat penjualannya bertahan.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Jeep Indonesia beberkan strategi 'Word of Mouth
Ilustrasi Pemasaran PT Garansindo Inter Global (Foto: Istimewa)

Bagaimana memasarkan mobil berharga miliaran seperti halnya Jeep, produk offroad asal Negeri Paman Sam? PT Garansindo Inter Global punya trik jitu yang membuat penjualannya bertahan. Pasalnya, jika hanya melihat harga walau dengan segudang keunggulan produk, pemasarannya bisa saja berujung pada pesimisme.

Uniknya, PT Garansindo Inter Global yang selain memasarkan Jeep, juga memasarkan Dodge, Chrysler, dan Fiat ini lebih mengedepankan komunitas. Mereka punya strategi 'word of mouth'.

"Kita melihat ini adalah opportunity yang bagus. Komunitas tadi kan membawa teman. Yang belum punya Jeep Wrangler dibawa pergilah sama dia jalan-jalan. Ini loh lihat mobil gua bisa ngapain aja. Di situlah diangkat, mobil dengan capability, yang men-divert si teman tadi jadi membeli," beber Chief Executive Officer PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah.

"Di mana-mana marketing paling bagus adalah word of mouth. Misalnya lo batuk, temenlo bilang pakai obat ini aja, lo pasti pakai," tegasnya.

Muhammad Al Abdullah membeberkan hal ini mengingat penjualan Jeep menunjukkan angka positif. Wrangler sebagai produk terlaris menyumbang angka penjualan yang signifikan pada kuartal pertama tahun ini.

Strategi lainnya adalah dengan menerapkan servis gratis selama tiga tahun untuk salah satu produknya, Dodge Journey. Ia menyebut, selama tiga tahun itu, konsumen ibarat hanya isi bensin saja.

(kpl/why/rd)
Rekomendasi