Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, seakan-akan mendapat dukungan penuh dari para kontestan gelaran Kustomfest 2013 ini. Pasalnya, tidak sedikit yang memakai tema dan motif batik maupun ukir.
Wajah-wajah baru motor kustom yang berpartisipasi di ajang ini memberikan misi tersendiri bagi kustom kulture Indonesia di mata dunia. Apalagi para dewan juri langsung didatangkan dari ahli modifikasi kelas dunia seperti Roland Sands (RSD - Amerika) dan juga Shige (Mooneyes - Jepang).
Sehingga bagi siapapun pemenangnya, khususnya yang mengacu tema seni tradisional asli Tanah Air ini secara tidak langsung didaulat sebagai 'duta batik' (ikon) motor kustom kulture Indonesia.
Tak ubahnya motor kustom milik Lulut Wahyudi selaku Director Kustomfest 2013 ini. Dua motor dengan nama Kyai Perkoso dan Buelton ini menjadi duta bagi Indonesia di gelaran motor kustom dunia - Mooneyes di Jepang, masing-masing pada tahun 2011 dan 2012. Dua gelar bergengsi pun dapat diraihnya, 'The Best People Choice' dan 'Cool Bike'.
Selain dua motor kustom pajangan itu juga masih cukup banyak motor kustom lainnya yang mengusung tema dan motif batik serta ukir. Salah satunya hadir pada motor kustom bergaya Street Cup berikut.
Advertisement
(kpl/abe)