Hyundai Luncurkan Staria Listrik Murni untuk Saingi Volkswagen ID. Buzz dan Mercedes-Benz eVito

Hyundai sedang mempersiapkan peluncuran Staria versi listrik murni, setelah sebelumnya menawarkan varian bensin, diesel, dan hybrid untuk model MPV andalannya.

Arief Aszhari
Oleh Arief Aszhari - Reporter
Hyundai Luncurkan Staria Listrik Murni untuk Saingi Volkswagen ID. Buzz dan Mercedes-Benz eVito
Perkuat Line-Up Elektrifikasi, Hyundai Siap Luncurkan Staria Listrik (Carscoops) (© 2025 Liputan6.com)

Hyundai tengah mempersiapkan peluncuran versi listrik sepenuhnya dari MPV unggulannya, Staria, yang sebelumnya telah hadir dalam varian bensin, diesel, dan hybrid. Kehadiran model bertenaga baterai ini diharapkan dapat memperkuat posisi merek asal Korea Selatan tersebut di pasar elektrifikasi global.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Carscoops, prototipe Hyundai Staria EV telah tertangkap kamera saat melakukan pengujian di jalanan Eropa, hal ini menunjukkan keseriusan Hyundai dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini. Meskipun sebagian besar bodinya tertutup dengan kamuflase, beberapa perubahan desain sudah terlihat, seperti ukuran grille depan yang lebih kecil dan port pengisian daya yang terintegrasi dengan baik.

Desain futuristik dari Hyundai Staria EV sejalan dengan tren mobil listrik modern yang fokus pada efisiensi aerodinamis. Diperkirakan, Hyundai Staria EV akan menggunakan baterai lithium-ion NCM berkapasitas 84 kWh, yang juga digunakan pada model Ioniq 5 N. Dengan kapasitas baterai tersebut, kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 324 km berdasarkan standar pengujian yang berlaku di Korea Selatan.

Namun, jika mengacu pada standar WLTP di Eropa, jangkauan yang dapat dicapai kemungkinan akan lebih tinggi, bahkan bisa melebihi 400 km. Selain itu, arsitektur 800 volt pada kendaraan ini memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit. Dalam hal performa, Hyundai Staria EV diperkirakan akan dilengkapi dengan motor listrik tunggal yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 215 Tk dan torsi 350 Nm. Konfigurasi ini diharapkan dapat memberikan akselerasi yang responsif serta kenyamanan berkendara yang optimal.

Hyundai berencana untuk memulai produksi massal Staria EV pada pertengahan tahun 2026, dengan penekanan utama pada pasar Eropa. Selain itu, mereka juga akan memperkenalkan kendaraan ini di Australia dan Thailand. Dengan target penjualan yang berkisar antara 15.000 hingga 20.000 unit per tahun, Hyundai percaya bahwa Staria EV mampu bersaing dengan model-model lain seperti Volkswagen ID. Buzz dan Mercedes-Benz eVito.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Rekomendasi