Kenapa pesepak bola sering pegang kepala saat gagal cetak gol?
Merdeka.com - Dalam pertandingan sepak bola akan ada yang menang dan kalah. Dalam sepak bola, ada hal menarik yang perlu diketahui seperti ekspresi pemain. Jika pemain berhasil mencetak gol, biasanya melepaskan pakaian dan berlari keliling lapangan. Itu pertanda mereka senang.
Dan jika mereka gagal mencetak gol, mereka akan menampilkan kekecewaannya melalui ekspresinya. Salah satunya memegang kepala. Namun, apakah memegang kepala menjadi salah satu ekspresi kekecewaan? Berikut penjelasan psikolog, seperti dikutip dari New York Times:
Perasaannya sedang kacau
Menurut Profesor Psikologi University of British Columbia, Jessica Tracy, meletakkan tangan di kepala menandakan bahwa "Kamu tahu perasaanmu kacau".
"(Ekspresi) ini bisa memberi tahu yang lain, 'Saya mengerti dan saya minta maaf, karena itu kamu tidak perlu menendang saya keluar dari grup, kamu tidak perlu membunuh saya.'â
Ada rasa nyaman
Dalam studi tahun 1981 tentang olahraga, âThe Soccer Tribe,â ahli Zoologi, Desmond Morris memasukkan isyarat ini dalam katalognya tentang 12 reaksi pemain bola. Dia mencatat, meletakkan tangan di kepala memiliki kenyamanannya sendiri. Menurutnya, itu adalah tindakan reflek yang dilakukan ketika seseorang merasa membutuhkan pelukan untuk bisa meyakinkannya, tapi tak ada yang bersedia.
Bisa menandakan rasa malu
Pada tahun 2008, Tracy menerbitkan sebuah studi bersama rekannya David Matsumoto. Dalam studi ini, mereka mempelajari isyarat kemenangan dan kekalahan yang dibuat oleh atlet olimpiade. Mereka menemukan bukti yang menunjukkan bahwa ekspresi kebanggaan dan rasa malu adalah bawaan dan universal."Kamu menempelkan kepala di tangan, itu menandakan rasa malu," kata Tracy. âTubuhmu terasa sakit. Biasanya para pemain menggerakkan lengannya di sekitar kepalanya. Dia merasa sangat kecil. Itu adalah ekspresi rasa malu yang sangat klasik.â tambah Tracy.
Merasa terkejut
Penjaga gawang juga sering melakukan ini. Menurut Sejarawan sepakbola Inggris David Goldblatt, biasanya penjaga gawang meletakkan tangannya di kepala karena terkejut saat bola dari lawan memasuki gawangnya.âKamu punya kesempatan dan kamu melewatkannya, seorang penjaga gawang menjaganya, apa pun itu." kata David."Ketika orang terkejut, tiba-tiba tangan mereka akan bergerak ke kepala mereka, hampir seperti gerakan perlindungan," kata Dacher Keltner, seorang profesor psikologi di University of California, Berkeley.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya