Papua Dalam Sorotan Media (1)

Sepotong berita dari tanah Papua

Rabu, 27 Agustus 2014 10:25 Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu
Sepotong berita dari tanah Papua Aksi Solidaritas Papua. merdeka.com

Merdeka.com - "Masih banyak yang harus dikorek-korek oleh dunia internasional dari Papua," kata Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) cabang Papua Viktor dengan nada tinggi saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya kemarin. Itulah alasan utama media asing terus memburu berita di tanah cenderawasih itu.

Menurut dia, dunia internasional masih membaca pemberitaan soal Papua dari media lokal atau nasional Indonesia cukup bias. Bukan secara mengenai teknik peliputan, tapi selama ini media tidak menyoroti persoalan sampai ke masyarakat langsung.

"Selama ini media lokal terkendala masalah geografis, lalu media nasional cenderung perspektif penguasa sekali. Dengan sumber pemerintah, polisi, atau TNI, bukan dari masyarakat langsung," ujarnya.

Padahal tidak bisa dipungkiri, kondisi tembak menembak masih berlangsung di Papua. Bukan hanya sampai situ, masalah jual beli peluru tak pernah ramai jadi pemberitaan di Indonesia.

Dia menjelaskan selama ini pemberitaan mengenai Papua hanya sampai sebatas ujung kuku, belum sampai ke inti permasalahan terjadi di masyarakat. Masih banyak persoalan belum diangkat oleh media nasional, termasuk soal kelaparan dan janji pemerintah bersikap adil dengan masyarakat Papua.

Dunia internasional masih menunggu pemerintah Indonesia melaksanakan status otonomi khusus bagi Papua secara baik. Mereka memandang pemerintah belum sepenuhnya mendukung terwujudnya penegakan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia di Papua.

"Seakan Papua hanya cuma Freeport saja, tapi masih banyak permasalahan di sini belum selesai," tutur Viktor. [fas]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini