Kuasa SBY, belenggu Anas Urbaningrum dan skandal korupsi Demokrat

merdeka.com hari ini akan mengulas tentang para elite Demokrat yang terseret dan terlibat di kasus korupsi.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Kuasa SBY, belenggu Anas Urbaningrum dan skandal korupsi Demokrat
sby dan anas. ©2013 Merdeka.com

Partai politik tak bisa lepas dari kasus korupsi. Para politisi tingkat bawah hingga para elite kerap terbelit dan terlibat dalam sebuah skandal korupsi ataupun suap yang merugikan uang negara.Termasuk Partai Demokrat yang berkuasa selama 10 tahun belakangan tak lepas diterpa badai korupsi para kader partainya. Bahkan bisa dibilang, Demokrat paling banyak kader di tingkat elite yang ditangkap dan berakhir bui oleh KPK selama satu dekade terakhir.Di awal pemerintahan SBY periode kedua tahun 2009, pemerintah bersama Partai Demokrat sebagai pengusung utama SBY-Boediono diterpa skandal bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Tidak tanggung-tanggung, nama SBY, Boediono bahkan Menteri Keuangannya saat itu, Sri Mulyani ikut diseret skandal bailout yang terjadi jelang Pemilu 2009.Skandal ini sering dikaitkan dengan biaya kampanye Partai Demokrat dan kemenangan Demokrat di pemilu. DPR bahkan sudah membuat Pansus Bank Century dan Timwas Century untuk mengawal penegakan hukum di kasus tersebut melalui proses politik. Dari Boediono, Sri Mulyani sampai Jusuf Kalla (JK) pernah dimintai keterangannya di Pansus Century.Aroma menggoyang pemerintahan SBY-Boediono periode 2009-2014 kencang dilakukan lewat kasus ini di DPR. Tidak hanya PDIP sebagai partai oposisi, Golkar bahkan PKS juga ikut kencang meminta agar kasus Century selesai dengan mengungkap siapa dalang di balik pengucuran dana Rp 6,7 triliun kepada bank Century jelang perhelatan Pemilu 2009.Lima tahun Partai Demokrat dan SBY menjadi bulan-bulanan di DPR dalam kasus Century. Namun posisi SBY dan Boediono sebagai orang nomor satu dan dua di Republik ini tetap aman tak tersentuh hingga turun pada 20 Oktober 2014 lalu. Meskipun, Boediono sempat dipanggil untuk bersaksi di pengadilan dalam kasus Century.Tidak hanya kasus Century yang membelenggu pemerintahan SBY kala itu. Proyek Hambalang juga ikut menyeret para petinggi Partai Demokrat seperti Muhammad Nazaruddin (Bendum Demokrat) dan Angelina Sondakh (Wasekjen Demokrat). Terakhir, badai korupsi yang paling kencang terjadi ketika KPK menetapkan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka gratifikasi dalam proyek Hambalang.Gara-gara kasus ini, SBY dan Anas Urbaningrum bahkan sempat bersitegang. Internal Partai Demokrat terpecah antara pendukung SBY dan loyalis Anas Urbaningrum. Anas merasa tak dilindungi dengan kekuasaan SBY sehingga ditangkap KPK. Anas juga menuding jika ada andil pemerintah dalam penetapannya sebagai tersangka korupsi.Dua kasus korupsi besar yang menyeret Partai Demokrat ini sangat berdampak pada perolehan suara di Pemilu 2014. Dari partai berkuasa, kini Demokrat hanya finis di peringkat keempat di bawa pesaingnya PDIP, Golkar dan Gerindra.merdeka.com hari ini akan mengulas tentang para elite Demokrat yang terseret dan terlibat di kasus korupsi. Simak tulisan-tulisan berikutnya:

Rekomendasi