Bangunan tua itu berarsitektur abad ke-18. Sebuah rumah bekas peternakan ini disulap menjadi pabrik penghasil pemain sepak bola andal. Pembibitan dimulai sejak bocah berusia belia. Sedari 1979 akademi pengolah si kulit bundar La Masia De Can Planes menetaskan ratusan pemain kelas dunia.Secara harafiah La Masia berarti rumah petani. Dari sana, klub kebanggaan Kota Barcelona, Spanyol, ini tidak pernah kehabisan pasokan pemain-pemain terbaik. Seluruh anak berbakat ditempatkan bersama dan digembleng teratur saban hari.Metode pengenalan sepak bola usia dini memang terpatri sejak umur lima tahun. Untuk meningkatkan pendidikan formal para siswa diwajibkan mengikuti sekolah-sekolah umum di sekitaran kota terletak di bibir Laut Mediterania ini.La Masia bukan tempat latihan perang rahasia atau semacamnya. Semua berdasarkan kepercayaan dan sebuah pengorbanan bertahun-tahun demi meraih mimpi pada anak-anak muda di akademi. ”Pembuktian akhir ada di sana (skuad Barca),” kata petinggi La Masia, Guilermo Armor, seperti dilansir goal.com kemarin.Akademi sepak bola milik klub legendaris ini mempunyai rencana jangka panjang. Mereka dibimbing oleh ratusan pelatih, guru, mentor, juru masak, dokter, dan ahli kejiwaan. Seleksi berlangsung ketat untuk mendapatkan kualitas pilih tanding. Para calon pemain bintang itu tak perlu khawatir dengan masa depan. Jika gagal masuk ke dunia sepak bola profesional, mereka bisa memilih melanjutkan pendidikan ke universitas atau disalurkan menjadi karyawan atau pekerjaan formal lainnya.Dari hasil penelitian football observatory, klub Barca dengan La Masia mereka telah meluluskan 43 pemain profesional kini tersebar di lima kompetisi terbaik di Eropa. Hebatnya lagi, 13 dari 43 pemain itu masih mengabdi di klub Catalan musim ini. Termasuk hampir separuh anggota tim utama negeri Matador berasal dari Barcelona.“Para pemain telah lulus dari sana (La Masia) memiliki sesuatu berbeda dari kebanyakan," ujar mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola. "Sebuah nilai dari mereka menjalani kompetisi dengan seragam Barcelona sejak kecil."Sudah berumur seperempat abad, hingga kini pabrik penghasil penari lapangan hijau menjadi tumpuan bagi klub raksasa Barcelona.