Sisi Lain Penyanyi Legendaris Gombloh, Tak Betah Kuliah di Jurusan Arsitektur hingga Pernah Berbagi BH ke PSK

Pelantun lagu 'Kebyar-kebyar' ini dikenal sebagai seniman nyentrik

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Sisi Lain Penyanyi Legendaris Gombloh, Tak Betah Kuliah di Jurusan Arsitektur hingga Pernah Berbagi BH ke PSK
Sisi Lain Penyanyi Legendaris Gombloh, Tak Betah Kuliah di Jurusan Arsitektur hingga Pernah Berbagi BH ke PSK (Merdeka.com)

Sisi Lain Penyanyi Legendaris Gombloh, Tak Betah Kuliah di Jurusan Arsitektur hingga Pernah Berbagi BH ke PSK

Ia dikenal sebagai seniman nyentrik

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/doelhadi1733.blogspot.com

Gombloh bukanlah nama yang asing dalam sejarah blantika musik di Indonesia. Pria kelahiran Jombang Jawa Timur ini dikenal sebagai penyanyi berkepribadian nyentrik.

Profil

Gombloh memiliki nama asli Soedjarwoto Soemarsono. Ia lahir di Kota Santri Jombang pada tahun 1948.

Meskipun lahir di Jombang, Gombloh banyak menghabiskan waktunya semasa hidup di Kota Surabaya.

Mengutip situs student-activity.binus.ac.id, Gombloh dijuluki sebagai penyanyi balada sejati. 

Keluarga

Sejak kecil, Gombloh begitu dekat dengan realitas sosial masyarakat kelas bawah.

Ia sendiri lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya berprofesi sebagai penjual daging ayam.

Meski demikian, ayah dan ibunya punya tekad kuat menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.

Sisi Lain

Sisi Lain<br>
© 2024 merdeka.com/Fimela.com

Mengutip Fimela.com, lulus jenjang SMA, Gombloh melanjutkan pendidikan di jurusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Selama kuliah, Gombloh sering membolos. Bahkan, ia juga tidak tertarik menjadi arsitek.

Alih-alih menekuni seluk-beluk arsitektur, Gombloh justru kabur dari Pulau Jawa ke Pulau Bali dan berkesenian di sana.

Tak hanya itu, Gombloh yang dikenal memiliki kepribadian nyentrik ini sangat senang bergaul dengan kaum pinggiran, mulai dari tukang becak hingga pekerja seks komersial (PSK). Gombloh rela menghabiskan uangnya untuk dibagi-bagikan kepada mereka. Pasalnya, ia menganggap mereka semua kawan dan sumber inspirasi lagu-lagunya.

Seorang sahabat Gombloh menceritakan bahwa seniman itu pernah membagi-bagikan BH untuk para PSK. Gombloh juga pernah mendatangi seorang PSK di lokalisasi Jarak, Surabaya, yang sedang sakit dan memberinya uang untuk berobat.

Karya

Syair lagunya banyak terinspirasi dari potret kehidupan rakyat kecil. Ciri khas lagu-lagu Gombloh ialah adanya nilai-nilai nasionalisme. Beberapa contohnya yakni Dewa Ruci, Gugur Bunga,dan Indonesia Kami.

Mengutip Liputan6.com, sepanjang kariernya, Gombloh telah merilis 10 album bersama The Lemon Tree’s Anno ’69 dan 5 album solo karier.

Akhir Hayat

Akhir Hayat<br>
© 2024 merdeka.com/prostooleh

Proses kreatif Gombloh dalam berkarya membuatnya terjebak dalam gaya hidup yang tidak sehat. Setiap hari ia selalu begadang, banyak minum kopi, dan merokok. Ia kemudian didiagnosa mengidap gangguan pada paru-parunya. 

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Liputan6.com

Pertahanan tubuh Gombloh ambruk. Ia meninggal dunia pada 9 Januari 1988, yakni saat usianya 44 tahun. Jenazahnya dimakamkan di kompleks makam Islam Tembok Kota Surabaya.

Rekomendasi