Sering Disebut Angker, 7 Objek Wisata Trenggalek Ini Punya Pemandangan Indah Banget
Merdeka.com - Beberapa tempat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur ini dikenal memiliki cerita seram. Namun, tempat-tempat juga memiliki pemandangan alam yang bisa membius mata siapapun yang melihatnya.
Adapun, tempat yang dikenal memiliki kisah seram itu mulai dari hutan, gunung, pantai, hingga bendungan.
Merdeka menghimpun tujuh lokasi wisata lokasi di Kabupaten Trenggalek yang lekat dengan mitos-mitos tertentu sekaligus memiliki pesona alam yang memukau. Berikut daftar lengkapnya yang dihimpun dari berbagai sumber.
1. Gunung Semungklung
Di kalangan para pendaki, Gunung Semungklung dikenal cukup seram. Pasalnya, gunung ini memakan banyak korban, sehingga beberapa wilayah dikeramatkan untuk mencegah petaka.
Sementara itu, dikutip dari laman resmi DPMPTSP Kabupaten Trenggalek, pegunungan yang berada di Kecamatan Dongko itu memiliki hutan heterogen yang masih alami. Kearifan lokal warga sekitar gunung membuat hutan Semungklung terjaga.
Hutan Semungklung bisa dikatakan sebagai satu-satunya hutan terakhir yang dimiliki Kabupaten Trenggalek. Di hutan ini juga terdapat air terjun indah bernama Jurug Kepyur.
2. Gunung Kumbokarno
Sejak dulu, nenek moyang yang hidup di sekitar pesisir Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek sering menceritakan hal-hal mistis tentang Gunung Kumbokarno kepada anak cucunya. Tak heran jika Gunung Kumbokarno kemudian dikenal dengan berbagai mitos yang menyelimutinya.
Konon, saat ada orang yang hendak berburu di lereng Gunung Kumbokarno, ia pasti turun lagi dengan tangan hampa. Pasalnya, saat mendaki gunung, yang bersangkutan menemui kejadian-kejadian aneh di hutan.
Banyaknya kejadian yang tidak diinginkan membuat banyak pemburu binatang dan penjelajah hutan mengurungkan niat mendaki Gunung Kumbokarno.
Adapun, di masa lalu, kawasan Gunung Kumbokarno sering menjadi tujuan orang untuk bertapa.
3. Dam Bagong

©2022 Merdeka.com/prokopim.trenggalekkab.go.id/
Dam Bagong merupakan bendungan yang dibangun sejak abad ke-16. Saat pembangunan, bendungan ini disebut menggunakan tumbal gajah putih. Tujuannya agar struktur bangunan bendungan tidak jebol.
Sementara itu, setiap Jumat Kliwon bulan Selo penanggalan Jawa, masyarakat sekitar melaksanakan upacara bersih DAM Bagong. Upacara ini merupakan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sebagai bentuk menghormati jasa pembuat DAM Bagong, Menak Sopal.
Setiap upacara bersih DAM Bagong, ada ritual melarung kepala dan daging kerbau ke DAM. Di mana di dalam DAM sudah ada puluhan warga yang siap berebut kepala dan daging kerbau tersebut.
Setelah melarung kepala dan daging kerbau, tradisi adat itu dilanjutkan dengan Ruwatan Wayang Kulit dengan cerita Udan Mintoyo serta Ziarah ke makam Menak Sopal.
4. Goa Lowo
Konon, gua ini menyimpan cerita sejarah petilasan tiga tokoh yang dikenal masyarakat Pulau Jawa, yakni Sunan Kalijaga, Prabu Brawijaya, dan Anglingdharma. Aura gua ini sering disebut mistis, namun juga menarik.
Di sisi lain, Goa Lowo dikenal sebagai goa terpanjang se-Asia Tenggara. Secara keseluruhan, panjang gua yang terletak di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek ini sepanjang sekitar 2 kilometer. Namun, hanya 850 meter saja yang bisa dinikmati wisatawan. Sementara sisanya sepanjang 1.150 meter belum ada aksesnya dan terpotong oleh aliran sungai yang deras.
Adapun Goa Lowo berjarak kurang lebih 27 kilometer dari Pusat Kota Trenggalek dan Tulungagung.
Gunung Cilik
Gunung Cilik di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek lebih dikenal dengan nama Makam Kanjengan. Di sana, terdapat makam orang-orang terhormat alias tokoh tokoh-tokoh penting.
Konon, Gunung Cilik merupakan tempat yang keramat. Jika ada orang yang berbuat tidak baik di tempat ini, ia diyakini bakal mendapatkan kesialan.
6. Jalur Kampak - Munjungan
View this post on Instagram
Jalan raya Kampak-Munjungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang memiliki tikungan tajam sering menjadi lokasi kecelakaan.
Masyarakat sekitar percaya bahwa kecelakaan yang sering terjadi di jalan dengan medan ekstrem itu ada hubungannya dengan makhluk gaib yang meminta tumbal.
Pantai Prigi

©2020 Merdeka.com/yukpiknik.com
Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, sering dikaitkan dengan keberadaan penguasa laut pantai selatan, Nyi Roro Kidul.
Mitos tersebut sangat kental di kehidupan masyarakat sekitar. Bahkan, karena itu pula masyarakat setempat sangat jarang melakukan aktivitas renang di Pantai Prigi.
Masyarakat sekitar Pantai Prigi percaya bahwa pantai Selatan itu menakutkan. Aktivitas berenang di pantai itu disebut-sebut bisa membawa bencana.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya