Dinyatakan Sembuh, 3 Mantan Pasien Ini Berbagi Kisah Haru dan Tips Hadapi Corona
Merdeka.com - Dipantau Merdeka dari situs realtime kasus corona di Indonesia kawalcovid19.id, per 17 Maret 2020 kasus corona di Indonesia naik menjadi 172 kasus. Sebanyak 158 orang berada dalam perawatan medis. Ada 9 orang yang dinyatakan sembuh. Sementara korban meninggal sebanyak 5 orang.
Senin 16 Maret 2020, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memperkenalkan Pasien 01, Pasien 02, dan Pasien 03 kepada media. Bertempat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Pusat, Terawan menyampaikan bahwa ketiga pasien itu sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Secara fisik mereka juga sehat.
Terawan juga membawa hadiah dari Presiden Jokowi yang diperuntukkan untuk ketiga pasien yang sembuh dari corona.
“Saya ke sini sekalian membawakan oleh-oleh buah tangan dari bapak presiden untuk bekal pasien 1, 2, dan 3 yang sudah sehat, fisik dan lab semua sehat, berupa jamu," ujar Terawan seperti dikutip dari Liputan6.com.
Pentingnya Pola Hidup Sehat

Pixabay
Pasien 03 yang dalam kesempatan itu tampak anggun dalam balutan kebaya hijau sempat berbagi pengalaman kepada media selama ia menjadi pasien corona. Ia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia supaya tidak panik menghadapi pandemi corona. Menurutnya, tubuh manusia yang sehat bisa menyembuhkan penderita dari infeksi virus corona.
Pasien 03 berbagi tips bagaimana sebaiknya masyarakat bersikap dalam menghadapi mewabahnya corona. "Asal kita disiplin minum air putih yang baik, istirahat yang benar, dan memperhatikan asupan gizi, sayuran, dan vitamin," ungkapnya di RSPI Sulianti Saroso.
Selain itu, Pasien 03 juga mengingatkan supaya masyarakat rajin mencuci tangan serta mendengarkan saran yang diberikan pemerintah. Misalnya melaksanakan pembatasan interaksi sosial untuk jangka waktu tertentu.
Stop Menghakimi Pasien Corona

2020 Merdeka.com
Dalam kesempatan itu, Pasien 03 juga menceritakan kesedihannya selama menjadi pasien corona. Kesedihan itu dikarenakan banyaknya stigma negatif yang ia dapatkan begitu dirinya dinyatakan positif corona. Selama satu minggu dalam masa isolasi, Pasien 03 terus menangisi keadaannya.
Penghakiman atau stigma negatif yang diberikan kepada pasien corona bisa menimbulkan keadaan pasien semakin terpuruk. Virus corona pada kenyataannya bisa menyerang siapa saja, tidak pandang apa suku, agama, profesi, atau asal daerah seseorang. Selain bisa menyerang siapa saja, virus corona juga dengan mudah menyebar dan menular ke siapapun.
Pasien 03 sendiri dinyatakan positif corona tanpa memiliki gejala-gejala yang menunjukkan dirinya terinfeksi. Kasus-kasus seperti dialah yang menurutnya berbahaya. Pasalnya, orang yang terjangkit corona tanpa gejala bisa saja menjadi carrier (pembawa) virus corona. Bahayanya apabila ia menularkan virus ke orang-orang yang daya tahan tubuhnya rendah atau orang yang rentan terhadap virus corona.
Dukungan Penuh Pihak Rumah Sakit

2020 Merdeka.com/Imam Buhori
Pada Senin, 16 Maret 2020 di RSPI Sulianti Suroso, Pasien 01 menyatakan apresiasinya kepada seluruh pihak rumah sakit yang mendukung perawatannya.
"Untuk dokter, suster, pekerja lab dan cleaning service yang mendampingi kami. Penghargaan dan apresiasi untuk mereka karena 24 jam di garda depan. Mereka luar biasa. Kita punya kekuatan dari luar karena mereka," katanya kepada media.
Sebagaimana yang dialami Pasien 03. Dalam masa isolasi di minggu pertama, Pasien 01 juga hampir setiap hari menangis. Ia mengaku tidak tahan dengan pergunjingan di masyarakat serta pemberitaan yang mengaitkan infeksi yang dialaminya berkaitan dengan profesi yang dijalaninya sebagai penari.
Selama masa isolasi itu, dukungan untuk terus berupaya sembuh diberikan oleh seluruh pihak rumah sakit yang merawat para pasien corona. Senin, 16 Maret 2020 lalu menjadi hari kebahagiaan bagi ketiga pasien yang sudah dinyatakan negatif corona setelah melalui tes di laboratorium. Mantan pasien corona 01, 02, dan 03 diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Kisah ketiganya tentu menjadi kabar bahagia di tengah merebaknya corona. Tips yang mereka bagikan untuk menghadapi corona kiranya juga perlu diperhatikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya