Harga Cabai Meroket tapi Petani Sedih, Ini Fakta di Baliknya

Para petani cabai di Jember tak bisa menikmati hasil panen seutuhnya

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Harga Cabai Meroket tapi Petani Sedih, Ini Fakta di Baliknya
Harga Cabai Meroket tapi Petani Sedih, Ini Fakta di Baliknya (Merdeka.com)

Para petani cabai di Jember tak bisa menikmati hasil panen seutuhnya

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/freepik jcomp

Belakangan harga cabai di pasaran terus meroket. Tragisnya, mahalnya harga cabai ternyata tak membuat para petani di Jember Jawa Timur merasakan kebahagiaan.

Curhat Petani

Para petani di Desa Klompangan Kecamatan Ajeng Kabupaten Jember mengaku tak sepenuhnya bisa menikmati hasil saat harga capai di pasaran melonjak. Pasalnya, hasil panen petani cabai di Jember justru turun hingga 60 persen.

Mengutip YouTube Liputan6, tanaman cabai diserang hama thrips dan lalat buah. Akibatnya, petani harus melakukan perawatan ekstra dengan biaya cukup mahal untuk menghalau serangan hama.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada kondisi normal, petani cukup menyemprotkan cairan insektisida kepada tanaman cabai sepekan sekali. Akibat maraknya serangan hama, kini petani harus menyemprotkan cairan insektisida setiap tiga hari sekali.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Thrips menyebabkan virus gemini, terus panas begini juga ada serangan lalat buah. Itu menyebabkan panen cabai kami menurun," ujar Hadi Purnomo, petani cabai di Jember, dikutip dari YouTube Liputan6.

Harga Cabai

Saat ini, cabai merah besar di Jember dibanderol dengah harga mencapai Rp35 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit tembus pada harga Rp90 ribu per kilogram.

Penghasil Cabai

Mengutip laman BPS Kabupaten Blitar beberapa daerah penghasil cabai terbanyak di wilayah ini antara lain: Kabupaten Kediri, Kabupaten Sampang, Kabupaten Blitar.

Pada tahun 2023 lalu, Kabupaten Kediri menjadi daerah penghasil cabai terbanyak dengan total produksi sebesar 1.160.318 kuintal.

Manfaat Cabai

Manfaat Cabai
© 2024 merdeka.com/freepik timolina
Cabai memiliki beragam manfaat untuk kesehatan manusia. Cabai mengandung zat mucokinetik yang mampu mengatur, mengurangi, atau mengeluarkan lendir dari paru-paru. Cabai juga memiliki kandungan phytonutrient yang memberi efek relaksasi pada sistem pernapasan.

Sifat cabai yang antibakteri dan anti peradangan, sangat baik untuk tubuh dalam mencegah infeksi akibat bakteri, seperti infeksi usus besar dan herpes foster.

Mengonsumsi cabai dapat mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, sehingga memberi efek positif mengurangi risiko terkena serangan jantung.

Cabai juga vitamin A yang mampu meningkatkan kemampuan penglihatan dan mengurangi risiko penyakit katarak, degenerasi macula, mencegah kebutaan malam hari, dan penurunan kemampuan penglihatan seiring bertambahnya usia.

Rekomendasi