Nama besar Kerajaan Majapahit tak bisa dilepaskan dari peran sentral seorang tokoh perempuan bernama Gayatri Rajapatni. Dia merupakan sosok yang nasihatnya selalu didengar oleh sang raja.
Advertisement
Profil
Gayatri lahir dengan nama Dyah Dewi Gayatri Kumara Rajassa. Ia merupakan putri bungsu raja terakhir Kerajaan Singasari, Sri Maharaja Kertanagara.
Gayatri kemudian menikah dengan pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya atau lebih dikenal dengan nama gelar rajanya, Kertarajasa Jayawardhana.
Dari pernikahan tersebut, Gayatri dan Raden Wijaya diakaruniai dua orang anak perempuan bernama dua orang putri, Tribhuwana dan Wiyah Rajadewi.
Advertisement
Peran Penting
Setelah menikah dengan Raden Wijaya, Gayatri mendapat predikat Ratu dengan gelar “Rajapatni” yang artinya pendamping raja. Mengutip situs vredeburg.id, perjuangan Gayatri tidak dilakukan secara langsung. Ia melakukan semua yang bisa lakukan untuk mendukung negaranya dengan berada di balik layar.
Gayatri tidak pernah ragu memberikan saran maupun menyuarakan pendapatnya kepada sang suami, Raja Kertajasa Jayawardhana.
Suatu kali, Gayatri menyatakan pendapatnya mengenai Rangga Lewu, pemberontak yang tidak terima dengan posisi yang diberikan raja kepadanya.
Gayatri memberikan pertanyaan yang bahkan para penasihat raja pun tidak terpikir untuk bertanya. Perempuan itu bertanya bagaimana Rangga Lawe memiliki dukungan dari rakyat Tuban padahal keluarganya tidak memiliki ikatan dengan mereka? Raja Kertajasa Jayawardhana pun terkejut mendengar pertanyan istrinya.
Advertisement
Penasihat Gajahmada
Tak banyak yang tahu bahwa Gayatri adalah perempuan dibalik ideologi Mahapatih Gajah Mada untuk menyatukan seluruh negeri tetangga di bawah satu federasi.
Gagasan tersebut juga merupakan salah satu tujuan dari mendiang ayahnya Sri Maharaja Kertanagara, dan juga mendiang suaminya, Kertarajasa Jayawardhana, yang belum sempat tercapai semasa hidup mereka.
Gayatri Rajapatni adalah mentor, sekaligus sahabat dari Gajah Mada. Sang patih sering meminta pendapatnya mengenai persoalan Kerajaan Majapahit.
Gayatri merupakan perempuan terhormat, bijak, cerdas, dan berpendirian teguh. Tak heran jika dia sangat dicintai keluarga dan rakyatnya.
Advertisement
Sangat Dicintai
Mengutip Instagram @bpk_wilayah_11, cucu Gayatri, Raja Hayam Wuruk melakukan upacara srada untuk menghormati 12 tahun kematian sang nenek. Hal ini menunjukkan betapa Gayatri dicintai oleh keluarganya.
Advertisement