Fakta Baru Pembobol Mesin ATM Beraksi di Banyuwangi sambil Wisata, Bikin Geram

Kasus pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket di Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Pelaku memilih Banyuwangi sebagai tempat aksi kejahatan karena mereka sekaligus ingin berwisata alias plesiran.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Fakta Baru Pembobol Mesin ATM Beraksi di Banyuwangi sambil Wisata, Bikin Geram
Pembobol ATM di Banyuwangi. ©2023 Merdeka.com/liputan6.com

Kasus pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket di Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Ternyata, para pelaku memilih Banyuwangi sebagai tempat aksi kejahatan karena mereka sekaligus ingin berwisata alias plesiran.

Dua pelaku pembobolan mesin ATM yakni AM (41) dan IR (32) sengaja berangkat dari kediamannya di Jawa Barat menuju Banyuwangi. Di hadapan polisi, AM mengaku bahwa ia dan rekannya sudah berada di Banyuwangi beberapa hari sebelum melakukan aksi pembobolan pada Senin (5/6/2023).

Mereka bahkan sempat mengunjungi beberapa tempat wisata di Banyuwangi dan menginap di salah satu hotel di Bumi Blambangan.

"Niatnya di Banyuwangi biar bisa jalan-jalan dan wisata," terang pelaku pembobolan, AM kepada polisi, Rabu (7/6/2023).

Pelaku Ahli Bobol ATM

Setelah puas berwisata, keduanya merancang strategi untuk menjalankan aksi pembobolan ATM. Berdasarkan pengakuan AM, mereka hanya membutuhkan waktu dua hari untuk melakukan pengintaian sebelum melancarkan aksinya. 

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja menjelaskan, pelaku AM bertindak sebagai eksekutor, sementara IR bertugas mengamankan situasi. Mereka terbukti mahir melakukan aksi pembobolan ATM.

Ternyata, ini bukan kali pertama kedua pelaku membobol mesin ATM. Sebelumnya, keduanya berhasil membobol mesin ATM di wilayah Blitar dan menggondol uang ratusan juta rupiah.

Pelaku AM dan IR mengaku bahwa uang hasil pembobolan digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

"AM sudah menikah dan memiliki 5 anak, sementara IR masih lajang," ujar Kompol Agus Sobarnapraja, dikutip dari Liputan6.com, Rabu (8/6/2023).

Kronologi Kejadian

Kasus pembobolan mesin ATM di salah satu minimarket di Banyuwangi terjadi pada Senin (5/6/2023). Polisi yang bergerak cepat berhasil menangkap pelaku di wilayah Jogja pada Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 04.30 WIB. 

Di Banyuwangi, kedua pelaku masuk ke toko dengan merusak plafon dan merusak CCTV sebelum membobol mesin ATM. Dari hasil pembobolan, mereka berhasil mendapatkan uang senilai Rp62,5 juta. 

Saat menangkap kedua pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat untuk membobol mesin dan uang tunai senilai Rp32,7 juta. Sementara sisanya telah digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Rekomendasi