Tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang dapat Anda konsumsi? Masalah daya ingat saat ini telah menjadi kondisi kesehatan umum yang tak hanya menjangkiti lansia saja, melainkan juga orang-orang dari usia produktif.
Gangguan ingatan dapat memengaruhi kualitas hidup dan dalam beberapa kasus, dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius, seperti penyakit Alzheimer. Diketahui, vitamin dan asam lemak tertentu dikatakan memperlambat atau mencegah masalah kesehatan pada kondisi daya ingat.
Salah satu yang masuk dalam jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat potensial adalah vitamin B12. Berikut ulasan selengkapnya mengenai apa saja jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang menarik untuk Anda ketahui.
Advertisement
Vitamin B12
Jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang pertama adalah vitamin B12. Vitamin B sangat penting untuk kesehatan otak karena dapat membantu menciptakan bahan kimia saraf yang memungkinkan sel-sel otak berkomunikasi satu sama lain.
Vitamin B12, khususnya, penting untuk daya ingat. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan efek kognitif seperti kebingungan atau ingatan yang buruk, dan bahkan demensia pada kasus yang parah. Telah lama para ilmuwan meneliti hubungan antara kadar B12 (kobalamin) yang rendah dan kehilangan ingatan.
Faktanya, sebuah studi tahun 2020 terhadap pasien dengan defisiensi vitamin B12 dan gangguan kognitif menemukan bahwa 84% peserta yang mengonsumsi suplemen vitamin B12 mengalami perbaikan dalam gejala penurunan fokus dan daya ingat. Anda harus bisa mendapatkan asupan B12 secara alami, lewat konsumsi makanan seperti ikan dan unggas. Kaum vegetarian bisa mendapatkan asupan vitamin B12 dari sereal sarapan yang diperkaya.
Vitamin E
Jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang kedua adalah vitamin E. Sering lembur dan mengalami kerusakan radikal bebas dapat memengaruhi otak yang mengakibatkan penurunan kognitif. Diketahui, mengkonsumsi antioksidan seperti vitamin E dapat melawan beberapa kerusakan akibat hal-hal tersebut.
Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vitamin E dapat bermanfaat bagi pikiran dan ingatan pada orang tua. Sebuah Studi dalam jurnal JAMA menemukan bahwa vitamin E dalam jumlah tinggi dapat membantu penderita penyakit Alzheimer ringan hingga sedang.
Vitamin E dapat membantu mencegah defisit kognitif tertentu. Penelitian menemukan bahwa kadar vitamin E yang tinggi dalam darah terkait dengan kinerja kognitif yang lebih tinggi dan vitamin tersebut dapat berperan dalam menunda atau mencegah penurunan kognitif terkait penuaan umum dan penyakit Alzheimer.
Advertisement
Vitamin D
Jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang ketiga adalah vitamin D. Vitamin D adalah prekursor hormon, yang artinya merupakan komponen kunci untuk pembuatan hormon – terutama hormon yang bertanggung jawab untuk komunikasi antar sel otak.
Akibatnya, tidak mendapatkan cukup vitamin D dapat meningkatkan risiko masalah memori. Misalnya, satu penelitian menemukan bahwa orang dengan kekurangan vitamin D secara signifikan lebih mungkin berisiko terkena demensia dan penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, mendapatkan cukup vitamin D dapat mengurangi risiko penyakit kognitif jika Anda kekurangan vitamin D.
Asam Lemak Omega-3
Asam lemak omega-3, khususnya EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) berperan dalam kesehatan otak. Kekurangan EPA dan DHA terkait dengan gangguan neurodegeneratif. EPA dan DHA melawan peradangan di otak dan juga dapat membantu memperkuat hubungan antara sel-sel otak dan membantu menciptakan bahan kimia saraf.
Satu studi menemukan bahwa suplementasi omega-3, terutama bersama dengan suplemen asam alfa lipoat (ALA) selama 12 bulan memperlambat penurunan kognitif pada orang dengan penyakit Alzheimer. Namun, sebuah tinjauan menemukan bahwa suplementasi omega-3 mungkin hanya bermanfaat ketika seseorang berada pada tahap awal gangguan kognitif, sehingga dapat membantu sebagai pengobatan potensial tetapi belum tentu sebagai tindakan pencegahan utama.
Advertisement
Vitamin C
Jenis vitamin untuk tingkatkan daya ingat yang kelima adalah vitamin C. Diketahui, vitamin C sangat penting untuk produksi neurotransmiter, yaitu bahan kimia yang membantu mengirimkan sinyal antar sel saraf.
Artinya, vitamin C dapat membantu meningkatkan komunikasi di dalam otak, membuatnya lebih mudah mengingat informasi dan tetap fokus. Selain itu, vitamin C merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas.
Vitamin B6
Vitamin B6 penting untuk sintesis neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin, yang berperan dalam pengaturan suasana hati. B6 juga terlibat dalam produksi hemoglobin, yang membawa oksigen ke otak.
Selain itu, vitamin ini membantu memecah homosistein, racun saraf yang dikaitkan dengan penurunan kognitif. Meskipun Anda bisa mendapatkan B6 dari makanan seperti ayam, ikan, dan biji-bijian, mengonsumsi suplemen vitamin B6 dapat memastikan Anda mendapatkan asupan yang cukup dari vitamin penting ini.