Balapan Motor HUT Sumenep Dibubarkan Paksa karena Digelar Jelang Salat, Bikin Gempar
Akun Instagram @inijawatimur mengunggah detik-detik beberapa orang menghentikan paksa acara balapan motor dalam rangka HUT Sumenep yang diadakan di Sirkuit Alun-alun Sumenep karena tetap berlangsung jelang waktu salat zuhur.
Akun Instagram @inijawatimur mengunggah detik-detik beberapa orang menghentikan paksa acara balapan motor dalam rangka HUT Sumenep yang diadakan di Sirkuit Alun-alun Sumenep, Jawa Timur. Salah seorang lansia mengenakan peci dan sarung mengucurkan bahan bakar minyak ke ban-ban yang menjadi sarana acara bertajuk Roadcae HUT Sumenep itu.
Adapun, alasan penghentian paksa kegiatan tersebut karena dinilai mengganggu umat Muslim yang hendak melaksanakan ibadah salat zuhur. Terlebih, lokasi penyelenggaraan acara balapan itu dekat dengan masjid.
Warganet pun gempar dengan informasi dibubarkannya Bupati Cup Road Race dan Supermoto Open Championship dalam rangka Hari Jadi ke-753 Kabupaten Sumenep itu. Mereka menyayangkan keputusan panitia pelaksana kegiatan yang tidak menghentikan sementara aktivitas saat memasuki waktu salat.
“Panitia harusnya koordinasi dengan warga sekitar, jadi acara bisa berjalan lancar. Kalau sampai kejadian seperti ini, berarti belum ada koordinasi antara panitia dengan warga,” komentar pemilik akun Instagram @misael_vik.
“Harusnya istirahat dulu kalau dengar azan dan mau salat,” tulis @jujujunet26.
“Di manapun biasanya waktu salat, sebelum dan sesudah dikasih waktu satu jam untuk ishoma,” komentar pemilik akun Instagram @imambaihaki1973.
Bupati Cup Road Race dan Supermoto Open Championship dalam Rangka Hari Jadi Ke-753 Kabupaten Sumenep digelar di sekitaran Alun-alun Kabupaten Sumenep Taman Potre Koneng dan sepanjang Jalan Dr. Dutomo Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.
Acara tersebut digelar pada hari Minggu (30/10/2022) sekitar pukul 08.30 WIB. Dikutip dari laman resmi Polres Sumenep, kegiatan tersebut diikuti oleh 71 peserta dari 21 kelas, meliputi: