9 Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Obati Alergi

Terdapat banyak manfaat kayu secang untuk kesehatan yang menarik untuk Anda ketahui. Berikut adalah ulasan mengenai beberapa manfaat kayu secang yang baik untuk kesehatan dan menarik untuk Anda ketahui sebelum mengonsumsinya.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
9 Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Obati Alergi
Khasiat Kayu Secang. Liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Terdapat banyak manfaat kayu secang untuk kesehatan yang menarik untuk Anda ketahui. Secang adalah tanaman berkayu dan berduri kecil yang dapat tumbuh tinggi hingga lebih dari 30 kaki. Secang umumnya tumbuh di hutan-hutan wilayah India dan Cina. Selain itu, secang juga dibudidayakan di kebun dan pembibitan.

Jantung pohon secang dipanen dengan memotong pohon menjadi potongan-potongan besar, yang kemudian dipotong lagi menjadi potongan-potongan kecil. Selain dikonsumsi, kayu secang juga sering digunakan untuk membuat kotak, badan biola, dan tongkat penumpu untuk berjalan.

Secang memiliki tempat yang unik dalam teks-teks Ayurveda. Kayu secang banyak digunakan untuk sebagai pewarna alami dan sebagai bahan untuk terapi. Air rebusan kayu secang juga dapat bertindak sebagai desinfektan ketika mendidih. Mengonsumsi air rebusan secang setiap hari dapat memiliki manfaat penyembuhan.

Kayu secang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional karena sifat antibakteri yang dimilikinya. Manfaat kayu secang untuk kesehatan ini berasal dari tanin, brasilin, flavonoid, alkaloid, dan minyak atsiri. Kandungan-kandungan ini membuatnya baik untuk kesehatan tubuh dan kecantikan.

Berikut adalah ulasan mengenai beberapa manfaat kayu secang yang baik untuk kesehatan dan menarik untuk Anda ketahui sebelum mengonsumsinya. Dilansir dari thehealthsite.com dan liputan6.com, ini selengkapnya.

1. Miliki Sifat Antimikroba

Manfaat kayu secang yang pertama terdapat dalam sifat antimikrobanya. Air rebusan dengan serutan kayu secang memiliki sifat antimikroba karena kayu secang memiliki kandungan metanol yang dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus yang resisten methicillin, yang menyebabkan infeksi kulit, keracunan makanan, dan infeksi sendi.

2. Bantu Obati Jerawat

Manfaat kayu secang yang kedua adalah untuk membantu mengobati jerawat. Mencuci muka dengan air kayu secang bisa menjadi pengobatan alternatif bagi jerawat yang efektif. Brazilein, pigmen merah yang ditemukan dalam ekstrak kayu secang telah terbukti mampu melawan Propionibacterium acnes yang menyebabkan jerawat dan radang kelopak mata.

3. Kaya Antioksidan

Manfaat kayu secang yang ketiga terdapat dalam kandungan antioksidannya yang kaya. Pencinta teh pasti tahu bahwa mereka bisa mendapatkan dosis harian antioksidan dari teh. Tetapi, teh juga bisa menyebabkan keasaman parah dan kecanduan kafein.

Jika Anda menginginkan pengganti teh yang bagus sekaligus dapat memberi semua antioksidan tanpa kekurangannya, cobalah teh kayu secang sebagai gantinya.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kayu secang memberikan lebih banyak antioksidan dan memberi perlindungan yang lebih baik terhadap radikal bebas daripada quercetin yang ditemukan dalam makanan kaya antioksidan seperti blueberry.

4. Bantu Obati Alergi

Manfaat kayu secang yang keempat adalah untuk membantu mengobati alergi. Bagi Anda yang memiliki masalah alergi, Anda bisa mencoba air rebusan kayu secang untuk mengatasinya. Studi telah menunjukkan bahwa senyawa dalam kayu secang, terutama sappan chalcone memiliki sifat anti-alergi yang kuat.

5. Atasi Kejang-Kejang

Manfaat kayu secang yang kelima adalah untuk membantu mengatasi kejang-kejang. Para penderita kejang-kejang karena epilepsi dan gangguan lainnya harus memetik manfaat kayu secang yang satu ini.

Penelitian telah menyimpulkan bahwa ekstrak patimugam pada kayu secang menunjukkan aktivitas antikonvulsan yang dapat membantu mengatasi kejang.

6. Baik untuk Jantung

Manfaat kayu secang yang keenam adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung. Menyesap secangkir air rebusan kayu secang dapat berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik.

Penelitian telah menunjukkan bahwa Brazilein, pigmen merah dalam kayu secang memiliki efek positif pada kesehatan jantung.

Mereka yang ingin membeli kayu secang dapat menemukannya di sebagian besar toko yang menyediakan produk Kerala atau di toko Ayurveda Kerala. Rona merah muda pucat terlihat menakjubkan saat air dituangkan ke dalam gelas kristal.

Peras sedikit jeruk nipis ke dalamnya dan maniskan dengan madu untuk mendapatkan limun yang menarik. Panas atau dingin, nikmati secangkir hari ini dan nikmati setiap hari karena banyak manfaat kesehatannya.

7. Remajakan Kulit

Manfaat kayu secang yang ketujuh adalah untuk membantu meremajakan kulit. Kayu secang memiliki zat antioksidan jenis polifenol. Secara umum, antioksidan mampu melindungi kulit dengan cara membatasi produksi radikal bebas yang berpotensi merusak kulit.

Serangan dari radikal bebas yang berasal dari faktor lingkungan akan lebih dahulu mengenai bagian kulit terutama wajah. Akibatnya akan muncul masalah seperti jerawat, kulit yang terlihat kusam, noda hitam pada wajah, hingga penuaan dini.

Itulah sebabnya manfaat kayu secang ini perlu dijadikan pertimbangan. Mengonsumsi kayu secang akan membuat tubuh dan kulit mendapat asupan zat antioksidan untuk melawan radikal bebas dari lingkungan yang sangat sulit untuk dihindari.

8. Miliki Sifat Antitumor

Manfaat kayu secang yang kedelapan terdapat pada sifat antitumornya. Tumor adalah perkembangan jaringan sel yang tidak normal. Tumor sendiri ada yang bersifat jinak, ada pula yang ganas dan bersifat kanker.

Sebuah penelitian pada hewan telah mendapati bahwa ekstrak air dari kayu batang secang dengan tambahan 50% etanol dapat membuat perkembangan sel tumor menjadi terhambat. Jadi minuman sehat ini bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari tumor.

9. Cegah Diabetes

Manfaat kayu secang yang kesembilan adalah untuk membantu mencegah diabetes. Pada sebuah penelitian dengan hewan, ekstrak kayu secang diketahui dapat meningkatkan metabolisme glukosa pada tikus dengan hipoglikemia.

Hipoglikemia adalah kondisi saat kadar gula dalam tubuh berada di bawah normal. Namun, konsumsi kayu secang tetap harus diperhatikan dan dikonsultasikan dengan ahli. Apalagi penelitian masih sebatas pada hewan tikus dan belum skala besar.

Rekomendasi