Wudhu adalah rukun yang harus dijalankan oleh umat muslim sebelum mendirikan salat. Wudhu secara umum merupakan kegiatan membasuh beberapa bagian anggota tubuh disertai membaca niat atau doa wudhu. Wudhu sendiri bertujuan untuk menyucikan diri dari najis dan kotoran yang menempel.
Dengan berwudhu sebelum salat, Anda akan berada dalam keadaan yang suci dan bersih dan siap untuk menuanikan salat secara sah. Adapun jika melaksanakan salat tanpa berwudhu, maka salat akan dianggap tidak sah.
Baca juga: Bacaan Dan Doa Wudhu Lengkap Arab Latin Arti Niat Dan Tiap Gerakannya
Saat berwudhu, terdapat niat yang harus dibaca. Dan, ada juga doa usai berwudhu yang harus dilafazkan. Berikut ini adalah tuntunan lengkap mengenai tata cara wudhu disertai doa wudhu lengkap yang wajib diketahui, dilansir dari laman NU Online.
Advertisement
Doa Niat Wudhu
Berikut ini adalah bacaan niat wudhu yang harus dipraktikkan:
1. Membaca Basmallah
Bismillâhir-rahmânir-rahîm
Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
2. Doa sebelum wudhu
Asyhadu al lâ ilâha illa-Llâhu wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasûluhu.
Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
3. Doa saat menyentuh air wudhu
Alhamdulillâhilladzî ja‘alal-mâ'a thahûran
Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air yang suci dan menyucikan.”
Advertisement
Doa Wudhu Lengkap di Setiap Gerakannya
Usai membaca niat, terdapat beberapa doa wudhu yang dapat dibacakan pada saat melakukannya. Berikut ini adalah doa wudhu lengkap dengan langkah-langkahnya:
1. Saat membasuh telapak tangan 3 kali
Allâhumma ihfadh yadi min ma’âshîka kullahâ
Artinya: “Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.”
2. Saat berkumur
Allâhumma a’inni ‘alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqini min haudli nabiyyika shallallâhu ‘alaihi wa sallam ka’san lâ adzma’a ba’dahu Abadan
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah, beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.”
3. Saat membersihkan lubang hidung
Allâhumma Arihni Raaihatal jannah. Allâhumma lâ tahrimni râihata ni’amika wa jannatika
Artinya: “Ya Allah, (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga.”
4. Saat mengeluarkan air dari lubang hidung
Allâhumma innî a’ûdzu bika min rawâihin nâr wa sû'i dâr
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari busuknya aroma neraka, dan dari buruknya tempat kembali.”
5. Saat membasuh wajah
Allâhumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh
Artinya: “Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.”
6. Saat membasuh tangan kanan
Allâhumma a’thinî kitâbi biyamîni, wa hâsibnî hisâban yasîran
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.”
7. Saat membasuh tangan kiri
Allâhumma laa tu’thini bi syimaali, wa laa min waraa'i dzahri
Artinya : “Ya Allah, jangan Kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan jangan pula diberikan dari balik punggungku.”
8. Saat mengusap kepala
Allâhumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-nâri wa adzilni tahta ‘arsyika yauma lâ dzilla illa dzilluka.
Artinya: “Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”
9. Saat mengusap telinga
Allâhumma ij’alni minalladzîna yastami’ûnal qaula fayattabi’ûna ahsanahu.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut.”
10. Saat membasuh kaki kanan
Allâhumma ij’alhu sa’yan masykûran wa dzamban maghfûran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadami ‘ala shirâthi yauma tazila fîhi al-aqdâm.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”
11. Saat membasuh kaki kiri
Allâhumma innî a’ûdzu bika an tanzila qadamî ‘anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmul munâfiqîn
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir.”
Advertisement
Doa Usai Berwudhu
Doa setelah wudhu yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
(Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh. Allaahummaj’alnii mina-t-tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriin)
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang yang menyucikan diri.
Sementara itu, di dalam hadist lain juga terdapat doa setelah wudhu lain yang lebih singkat, yakni:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
(Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh)