Tahun 2015 pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Keputusan itu mendapat tanggapan meriah dari kalangan santri di berbagai daerah di Indonesia. Pada tahun berikutnya, setiap tanggal 22 Oktober diperingati dengan berbagai agenda yang melibatkan santri secara aktif baik di tingkat lokal hingga nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga memiliki latar belakang sebagai santri mengucapkan selamat Hari Santri 2020 melalui akun instagram pribadinya @khofifah.ip, Kamis 22 Oktober 2020. Unggahan Khofifah itu dikomentari banyak warganet.
Advertisement
Khofifah mengunggah poster bertuliskan, “Santri Sehat, Indonesia Kuat. Selamat Hari Santri. Santri Terus Melaju Maju, Tetaplah Ikhlas & Santun”.
“Santri Sehat, Negara Kuat. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020,” tulis Ketua Umum PP Muslimat NU menyertai poster yang diunggahnya.
Sontak, kolom komentar Khofifah ramai oleh komentar dari warganet. Banyak di antaranya yang memberikan pujian hingga mendoakan dirinya.
“Hari ini seorang santri memimpin jatim dan sangat terbukti dengan prestasi2 yang di capainya. Selamat hari santri nasional bu,” komentar pemilik akun instagram @ghoni.alghozi.
“Ibu juga sehat trs yaa. Biar jatim tambah bgs dipimpin ibu amiin.yra,” komentar pemilik akun instagram @acilijum21.
“Santri Maju Indonesia Maju Salam Bundaku Khofifah Tercinta,” komentar @tirochmakungmuhrai.
“Santri adalah ciri khas kaum terpelajar made in Indonesia...yg harus dilestarikan,” komentar @alwi6699.
“Tuntutan jaman Bangsa kita membutuhkan lebih banyak lagi Ustaz dan Pendakwah di masa depan,” komentar @syamsuddinhusni.
Advertisement
Uniknya, di tengah banyaknya warganet yang menyampaikan selamat hari santri kepada Gubernur Jawa Timur itu, ada sebuah komentar yang justru membuat salah fokus. Setelah mengucapkan selamat hari santri, seorang warganet justru curhat mengenai keinginannya memecah sertifikat tanah hingga biaya notaris yang mahal.
“Selamat hari santri Ibu, saya warga madiun Ibu Khofifah, mau pecah sertifikat tanah, apakah benar harus lewat notaris? sedang biaya notaris pasti mahal, mohon pencerahan nya. Terima kasih Ibu, sehat selalu untuk panjenengan,” komentar pemilik akun instagram @imron.sabroer.