Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur belum bisa menerapkan tatanan era normal baru. Pasalnya, tingkat penularan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Kota Apel masih cukup tinggi.
Dikutip dari Antara, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batu M Chori, Selasa (16/6), menyatakan tingkat penularan atau rate of transmission (RT) di wilayah setempat berada pada angka satu. Sehingga masih belum bisa memasuki era normal baru.
Advertisement
Belum Penuhi Syarat
"Hasil perhitungan angka rate of transmission Kota Batu, angkanya satu. Sehingga masih belum bisa menuju new normal," terang Chori.
Menurut penjelasan Chori, salah satu syarat untuk memasuki era normal baru ialah tingkat penularan COVID-19 sudah berada di bawah angka satu, yang diartikan sebagai tingkat penularan sudah rendah.
Dengan kondisi tersebut, saat ini Kota Batu masih menerapkan masa transisi menuju normal baru. Sebelumnya, Kota Batu bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir pada 30 Mei 2020.
Advertisement
Masih Ada Tambahan Kasus Positif
Setelah melaksanakan PSBB, wilayah Malang Raya memasuki masa transisi menuju normal baru. Namun, dalam pelaksanaan PSBB dan masa transisi, masih ada penambahan kasus positif COVID-19.
Merujuk pada pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada enam kriteria yang harus dipenuhi untuk memasuki masa normal baru. Keenam kriteria tersebut menjadi bukti bahwa penyebaran COVID-19 dikendalikan.
Advertisement
Kriteria Normal Baru Menurut WHO
Selanjutnya, kapasitas kesehatan masih mencukupi, seperti untuk pelaksanaan tes, tersedianya ruang isolasi di rumah sakit, pelacakan, dan karantina pasien konfirmasi. Populasi orang yang berisiko tertular harus dilindungi, khususnya untuk orang berusia lanjut dan individu dengan penyakit komorbid.
Kriteria keempat yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan protokol kesehatan. Risiko penyebaran kasus baru diminimalkan, dan yang terakhir adalah komunitas juga turut aktif dalam melawan penyebaran COVID-19.
Sampai berita ini ditulis, di Kota Batu tercatat ada 41 kasus positif COVID-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak tiga orang dinyatakan sembuh, tiga orang meninggal dunia, dan sisanya masih berada dalam perawatan medis.