Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Seseorang akan dikatakan menderita hipertensi apabila ia memiliki tekanan darah mencapai140/90 milimeter raksa (mmHg) atau lebih. Sementara, tekanan darah yang normal berada di bawah 120/80 mmHg.
Angka 140 mmHg merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa aliran darah ke seluruh tubuh saat berkontraksi. Sementara, angka 90 mmHg mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sambil mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.
Bagi Anda yang menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini sebagai upaya menurunkan atau untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Jadi, di samping menerima pengobatan dokter, Anda juga harus menjaga asupan makanan harian agar hipertensi tidak mudah kembali.
Berikut 8 makanan penurun darah tinggi yang notabene mudah didapatkan yang dihimpun dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Kacang Polong
Makanan penurun darah tinggi yang pertama adalah kacang polong. Kacang polong diketahui memiliki kandungan protein, vitamin, serta asam folat yang ternyata sangat baik untuk sistem kardiovaskular tubuh secara keseluruhan.
Selain kaya manfaat dan vitamin, kacang polong juga rasanya enak. Terutama kacang polong organik yang masih segar. Konsumsi kacang polong dengan mencampurnya di aneka masakan harian Anda untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Advertisement
2. Yoghurt
Makanan penurun darah tinggi yang kedua adalah yoghurt. Yoghurt adalah salah satu makanan yang mengandung kalsium. Salah satu faktor penyebab darah tinggi karena tubuh kekurangan asupan kalsium. Maka dari itu, mengonsumsi yoghurt dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Dalam 170 gram yoghurt mengandung sekitar 300 mg kalsium, hampir 1/3 dari kebutuhan kalsium harian Anda. Yoghurt juga memiliki kandungan natrium yang termasuk rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh para penderita hipertensi. Kandungan probiotik dalam yoghurt juga dapat membantu proses penurunan darah tinggi. Disarankan untuk memilih yoghurt rendah gula, karena akan lebih baik dan aman untuk kesehatan Anda.
Advertisement
3. Kentang
Makanan penurun darah tinggi yang ketiga adalah kentang. Kentang diketahui sebagai salah satu bahan makanan yang mengandung kalium dan magnesium yang tinggi. Kedua jenis mineral ini dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan serat dalam kentang juga baik bagi kesehatan.
Agar manfaat kentang dapat terserap oleh tubuh secara maksimal, Anda perlu tahu cara mengolahnya dengan benar. Disarankan untuk mengonsumsi kentang yang direbus atau dipanggang tanpa garam, guna menurunkan tekanan darah Anda.
Advertisement
4. Buah Berry
Makanan penurun darah tinggi yang keempat adalah buah berry. Kelompok buah-buahan berry seperti blueberry diketahui mengandung senyawa flavonoid. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa senyawa flavonoid ini dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. Hal ini kemudian menjadikannya sebagai salah satu makanan penurun darah tinggi yang direkomendasikan.
Konsumsi buah-buahan berry seperti blueberry, raspberry dan stroberi yang dicampur dengan yoghurt untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam upaya menurunkan tekanan darah Anda.
Advertisement
5. Sayuran Hijau
Makanan penurun darah tinggi yang kelima adalah sayuran hijau. Jenis sayur-sayuran hijau seperti bayam, kale, lobak hijau, sawi, dan selada diketahui mengandung kalsium yang juga berguna sebagai makanan penurun darah tinggi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memasukkan sayur-sayuran hijau dalam menu makanan harian untuk membantu mengontrol tekanan darah tinggi.
Advertisement
6. Buah Bit
Makanan penurun darah tinggi yang keenam adalah buah bit. Dalam beberapa penelitian, buah bit diketahui mampu menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara diolah menjadi minuman seperti jus. Dalam penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal dibuktikan bahwa terjadi penurunan tekanan darah sistolik pada penderita darah tinggi setelah enam jam sebelumnya mengonsumsi jus buah bit.
Hal ini terjadi karena kandungan nitrat yang secara alami terdapat dalam buah bit mampu menjadi salah satu pemicu penurun darah tinggi. Selain diolah menjadi jus, Anda juga dapat mengonsumsi buah bit dengan cara direbus atau dikukus.
Advertisement
7. Oatmeal
Makanan penurun darah tinggi yang ketujuh adalah oatmeal. Oatmeal adalah bahan makanan dengan kandungan natrium yang rendah, lemak rendah, namun berserat tinggi sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Anda bisa mengonsumsi oatmeal sebagai menu sarapan pagi dengan mencampurnya bersama buah-buahan segar, sedikit madu dan kacang-kacangan.
Advertisement
8. Buah Delima
Makanan penurun darah tinggi yang ke delapan adalah buah delima. Buah delima adalah salah satu buah yang menyehatkan dan kaya manfaat. Salah satu di antaranya adalah mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut riset yang dilakukan oleh Clinical Nutrition, diketahui bahwa jus buah delima mampu menurunkan tekanan sistolik darah hingga 21%.
Dalam penelitian lain oleh Phytotherapy Research, tercatat bahwa 21 orang pasien hipertensi yang mengonsumsi jus delima selama dua minggu mengalami penurunan tekanan darah yang cukup signifikan.
Jus delima diketahui memiliki kandungan zat polifenol yang bersifat antioksidan. Zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah terbentuknya radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh dan mengganggu aliran darah. Jika dibiarkan, pembuluh darah akan tersumbat dan pada akhirnya menyebabkan tekanan darah menjadi naik.