Potret Megah Sekolah Tiga Bahasa di Surabaya, Satu Kelas hanya Belasan Siswa Pembelajarannya Seru Banget

Anak-anak tampak ceria selama pembelajaran berlangsung

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Megah Sekolah Tiga Bahasa di Surabaya, Satu Kelas hanya Belasan Siswa Pembelajarannya Seru Banget
Potret Megah Sekolah Tiga Bahasa di Surabaya, Satu Kelas hanya Belasan Siswa Pembelajarannya Seru Banget (Merdeka.com)

Papan tulis yang digunakan canggih banget

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekolah bilingual sudah biasa dijumpai, tapi bagaimana dengan sekolah tiga bahasa? Sebuah yayasan pendidikan di Kota Surabaya menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajarnya.

Akulturasi Budaya

Sekolah tiga bahasa ini bernama Xin Zhong. Yayasan pendidikan yang dimiliki swasta ini terdiri dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Semua jenjang menerapkan tiga bahasa wajib dalam pembelajarannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Adapun lokasi sekolah berada di tiga tempat berbeda. Pertama, PAUD dan TK di Mulyosari Mapan Surabaya. Kedua, PAUD dan TK di Raya Satelit Indah Surabaya. Ketiga, SD, SMP, dan SMA berada di Pakuwon City Surabaya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Semboyan sekolah ini adalah sekolah bagi para pemimpin masa depan Asia. Mengutip laman resmi Xin Zhong, sekolah tiga bahasa ini berkarakter Indonesia, berbudaya Asia, dengan proses pembelajaran berstandar internasional.

Sejarah

Didirikan tahun 1934, sekolah Xin Zhong awalnya dikenal dengan nama Sin Hwa High School, sekolah Tionghoa jenjang SMP dan SMA.

Pada tahun 1966, kegiatan operasional Sin Hwa High School berhenti karena kondisi sosial politik pada masa itu.

Tahun 2000, sekelompok alumni bergotong royong membentuk Yayasan Sarana Hubungan Harmonis Sejahtera (SHHS).

Visi mereka membangun sebuah institusi pendidikan yang mampu melahirkan para pemimpin nasional bahkan pemimpin Asia masa depan melalui pendidikan bermutu tinggi dan mewariskan nilai-nilai Tionghoa yang solid kepada generasi berikutnya.

Pada Juli 2000 Yayasan SHHS membuka kursus bahasa Tionghoa di Plaza Surabaya. Selanjutnya, pada Agustus 2001 dibuka kursus serupa di gedung Universitas Widya Kartika, Sutorejo.

Tahun 2004, Yayasan SHHS membuka Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Xin Zhong. Satu tahun kemudian, tepatnya tahun 2005 Sekolah Dasar (SD) Xin Zhong dibuka untuk masyarakat sebagai sekolah nasional plus dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang diperkaya kurikulum internasional untuk membekali siswa dengan keterampilan komunikasi tiga bahasa yaitu Bahasa Tionghoa, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Pembelajaran Seru

Pembelajaran Seru
Dok. Istimewa

Berbeda dari sekolah pada umumnya, satu ruang kelas di sekolah Xin Zhong hanya berisi belasan siswa. Kondisi ini membuat guru dan siswa lebih konsentrasi selama proses belajar mengajar berlangsung.

(Foto: Instagram @ericahyadi_)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tak hanya itu, fasilitas pembelajaran yang digunakan juga mengadopsi teknologi canggih, salah satunya adalah smartboard (papan tulis canggih).

Penggunaan teknologi tepat guna dalam proses belajar mengajar membuat suasana pembelajaran hidup, kolaboratif, partisipatif, dan merangsang daya kreasi anak.

"Pemkot Surabaya secara bertahap akan mengadopsi fasilitas pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi ini ke SD-SMP negeri. Kita siapkan yang terbaik untuk generasi masa depan," ungkap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berkunjung ke Sekolah Xin Zhong beberapa waktu silam.

Rekomendasi