Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Radio Bekupon, Saksi Sejarah Perjuangan Arek Suroboyo Melawan Penjajah

Mengenal Radio Bekupon, Saksi Sejarah Perjuangan Arek Suroboyo Melawan Penjajah Radio Bekupon. ©2020 Merdeka.com/surabayasatu.com

Merdeka.com - Salah satu dampak dari adanya penjajahan Belanda adalah munculnya stasiun radio di Indonesia. Dihimpun dari berbagai sumber, pada tahun 1925, beberapa pengusaha Belanda mendirikan stasiun radio bernama Bataviasche Radio Vereniging (BRV). Selanjutnya, pada tahun 1934 pemerintah Belanda mendirikan stasiun radio bernama Nederlands Indische Radio Omroep Maatschapij (NIROM).

Kemunculan kedua radio itu bertujuan untuk mengakomodir keperluan informasi dan hiburan bagi orang-orang Belanda yang saat itu ada di Indonesia. Seluruh program berita dan hiburan yang disiarkan kedua radio tersebut menggunakan bahasa Belanda.

Radio untuk Pribumi

ilustrasi radio

2020 Merdeka.com/amazon.com

Tidak lama setelah itu, bermunculan radio-radio swasta yang mengambil fokus siaran program ketimuran. Radio-radio inilah yang kemudian menjadi sumber informasi dan hiburan bagi para pribumi, orang-orang Arab, serta Tionghoa di Indonesia.

Di Surabaya ada radio yang bernama Chinesse en Inheemse Radio Luisteraars Vereniging Oost Jawa (CIRVO). Salah satu program andalan radio itu adalah memutar lagu-lagu keroncong.

Masa Pendudukan Jepang

radio bekupon

2020 Merdeka.com/pressreader.com

Di zaman pendudukan Belanda, fungsi radio murni sebagai media penyampai informasi dan hiburan. Hal ini berubah ketika Jepang menduduki Indonesia. Di bawah penjajahan Jepang, radio menjadi sumber utama penyebaran propaganda. Jepang memiliki program siaran khusus dari Hoso Kanri Kyoku atau Pusat Jawatan Radio.

Di masa Jepang inilah, radio-radio swasta tidak lagi bebas beroperasi. Jepang tak segan-segan menyegel radio-radio yang tidak sesuai dengan misi pendudukannya. Akibat sikap Jepang ini, anak-anak muda di Surabaya berinisiatif membuat pesawat radio yang disamarkan menjadi rumah rumah burung merpati atau dalam bahasa Jawa disebut bekupon.

Fungsi Radio Bekupon

bung tomo

2020 Merdeka.com/strategi.id

Dikutip dari liputan6.com, radio yang disamarkan menjadi sebentuk rumah burung merpati itu dibuat di setiap kampung di Surabaya. Tujuannya ialah untuk menginformasikan hal-hal penting terkait dengan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu yang paling dikenang ialah pidato-pidato heroik Bung Tomo. Bung Tomo sendiri melakukan pidato-pidato untuk mengkonsolidasikan masyarakat Surabaya melawan penjajahan melalui siaran di Radio Pemberontakan. Jaringan radio itulah yang dihubungkan dengan radio-radio bekupon yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya.

Arek Suroboyo Melawan Penjajah

radio bekupon

2020 Merdeka.com/surabayasatu.com

Setiap rabu dan minggu malam, Bung Tomo melakukan siaran yang bertujuan untuk mengobarkan semangat juang anak-anak muda Surabaya supaya berani melawan penjajah. Program siaran itu merupakan kerja sama antara Radio Pemberontakan dan Radio Republik Indonesia (RRI).

Keberadaan radio-radio bekupon di seluruh wilayah di Surabaya terbukti ampuh menggelorakan semangat juang arek-arek Suroboyo melawan penjajahan sekutu. Kini, dari seluruh radio bekupon yang pernah ada, hanya tersisa satu. Yakni Radio Bekupon yang ada di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Kota Surabaya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP