Massa Perguruan Silat Ngamuk di Lamongan, Rusak Warung tanpa Alasan
Merdeka.com - Massa aksi dari salah satu perguruan silat mengamuk dan merusak dua warung yang berada di Desa Sekarbagus dan Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu (17/7/2022).
Selain merusak warung, massa aksi juga menganiaya sejumlah orang di daerah setempat.
Warung pertama yang dirusak merupakan milik Shofi Adis (30), berlokasi di Desa Sekarbagus. Massa aksi kemudian merusak warung lain di Desa Sugio yang diketahui merupakan milik Muslik.
Kronologi Kejadian

©2022 Merdeka.com/Instagram @pojoklamongan
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menceritakan kronologi insiden massa aksi yang mengamuk di Kabupaten Lamongan itu.
Insiden bermula sekitar pukul 14.24 WIB pada Minggu (17/7/2022), massa berkonvoi dari arah timur ke barat dengan mengendarai motor. Totalnya sekitar 300 motor.
Mereka adalah para pendekar yang telah menjalani ujian kenaikan tingkat dari perguruan silat yang mereka ikuti di Dusun Sekaran, Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.
Para pendekar yang melintas tiba-tiba melakukan perusakan warung di Dusun Guyangan. Mereka melempari warung dengan batu dan kayu. Selain itu, juga merobohkan empat unit motor yang terparkir di depan TKP. Para korban pemilik motor yang dirobohkan ketakutan dan memilih melarikan diri.
Setelah melakukan perusakan, para pendekar menggeber motor melaju ke arah barat.
Aniaya Sejumlah Orang
Massa beringas dan berteriak kepada siapapun yang mereka temui di sepanjang perjalanan. Mereka seolah ingin menantang semua orang.
Saat melakukan perusakan warung milik Muslik, para pendekar turun dari atas motor dan menganiaya sejumlah orang.
Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polres Lamongan dan Polsek Sugio masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait insiden tersebut.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya