Lebih dari 50 WNI Berangkat Haji Gratis tanpa Antre, Ini Alasan Raja Arab Saudi Undang Orang-orang Terpilih ke Tanah Suci

Tidak sembarang orang bisa berangkat haji tanpa menunggu selama puluhan tahun

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Lebih dari 50 WNI Berangkat Haji Gratis tanpa Antre, Ini Alasan Raja Arab Saudi Undang Orang-orang Terpilih ke Tanah Suci
Lebih dari 50 WNI Berangkat Haji Gratis tanpa Antre, Ini Alasan Raja Arab Saudi Undang Orang-orang Terpilih ke Tanah Suci (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Liputan6.com

Lebih dari 50 warga negara Indonesia (WNI) berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji gratis dan tanpa antre. Mereka merupakan haji undangan khusus dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Di Indonesia, lebih dari 50 orang mengikuti program yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Arab Saudi," ujar Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, dikutip dari Liputan6.com.

Mengutip situs Kemenag RI, setiap tahun pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengundang umat Islam dari berbagai negara di dunia untuk menjadi tamu kerajaaan sekaligus menunaikan ibadah haji

Beberapa kali, Indonesia mendapat jatah jemaah haji undangan khusus terbanyak karena hubungan antara pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia selama ini berjalan baik.

Selain hubungan baik antara Pemerintah Arab Saudi dengan pemerintah Indonesia, Raja Salman punya alasan lain selalu mengundang banyak WNI untuk haji gratis. Hal ini dilatarbelakangi oleh umat Islam Indonesia yang merupakan terbanyak di dunia.

Seluruh jemaah yang diundang khusus Raja Arab Saudi tidak dikenakan biaya sepeser pun untuk ongkos perjalanan, akomodasi, dan segala keperluan selama berada di tanah suci. Termasuk airport tax dan fiskal.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Adapun sosok-sosok terpilih yang menerima undangan haji ini didasarkan pada kiprah dan peran mereka dalam dakwah Islam di Indonesia. Pada tahun 2024 ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu penerima undangan haji khusus.

Berbeda dengan jemaah calon haji reguler dan haji khusus, para tamu undangan Raja Arab berangkat haji dengan visa mujamalah.

Mengutip situs resmi HIMPUH, visa haji ini khusus untuk para undangan pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang didapat warga negara Indonesia (WNI) dari pihak-pihak berwenang di Arab Saudi.

Pelayanan
Dok. Istimewa

Catur Adi, salah satu penerima undangan haji dari Raja Salman mengaku bersyukur bisa berangkat haji tanpa antre. 

"Pelayanan dari pelepasan sampai kami tiba di Jeddah sangat baik," ujarnya, dikutip dari YouTube Liputan6.

Rekomendasi