Kini Diapit Kebun Tebu, Ini Potret Saluran Air Bukti Kemasyhuran Kota Majapahit

Selain saluran air, ada juga sumur kuno yang ditemukan secara tidak sengaja oleh warga.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kini Diapit Kebun Tebu, Ini Potret Saluran Air Bukti Kemasyhuran Kota Majapahit
Situs Saluran Air peninggalan Majapahit (© 2024 merdeka.com/BPK Wilayah XI)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saluran air dengan batu-bata kuno di kedua sisinya ini tidak sengaja ditemukan oleh pekerja pembuat bata pada tahun 2007 silam. Saat ditemukan, saluran air dengan dinding bata kuno itu berada di bawah permukaan tanah yang sekarang.

Saluran Air Nglinguk I yang berlokasi di Desa Trowulan, Kabupaten Mojokerto berupa sisa-sisa bangunan yang diperkirakan bagian dari saluran air (parit). Dinding parit berupa bata kuno memanjang barat-timur sekitar 28 meter.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Situs ini diperkirakan  peninggalan kerajaan Majapahit yang eksis pada abad XIII – XV (Poeponegoro, 1992). Pasalnya, situs ini berada di wilayah Kecamatan Trowulan yang merupakan bekas kota Majapahit.

Sumur Kuno
Dok. Istimewa

Selain saluran air, di Trowulan juga ditemukan sumur kuno yang dindingnya terbuat dari bata kuno.

Sumur kuno ini pertama kali diketahui saat melakukan pengerukan saluran irigasi jalan baru di belakang rumah warga.  Saat ditemukan, sekilas hanya terlihat batu bata yang tertata rapi. Rasa penasaran membuat warga melanjutkan penggalian. Hasilnya, warga menemukan batu bata merah berukuran lebih besar dari batu-bata zaman sekarang. Batu bata merah berukuran besar itu diketahui identitk dengan bangunan cagar budaya peninggalan kerajaan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip situs Cagar Budaya Jatim, sumur kuno ini tertanam di dalam tanah sekitar 90 sentimeter hingga satu meter. Diameter sumur sisi dalam sekitar 65 sentimeter.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Serpihan-serpihan benda kuno juga ditemukan di area lokasi tersebut. Seperti guci, kendi, gerabah, dan tembikar. Benda-benda bersejarah itu sudah tak utuh lagi karena termakan usia.

Keberadaan situs Saluran Air Nglinguk I dan Sumur Kuno memiliki arti penting dalam rangka rekonstruksi kota kuno Trowulan sebagai bekas kota Majapahit. Kedua situs ini menambah khazanah pengetahuan tentang kota Majapahit, khususnya yang berkaitan dengan bangunan air di masa tersebut. Sisa-sisa struktur bata yang masif pada kedua situs ini menjadi bukti nyata adanya kota kuno pada masa kejayaan kerajaan Majapahit.

Rekomendasi