Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kembangkan Sapi Belgian Blue, Pemkab Lamongan Punya Ambisi Ini

Kembangkan Sapi Belgian Blue, Pemkab Lamongan Punya Ambisi Ini Sapi Belgian Blue. ©2017 Merdeka.com/radeva

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) mulai mengembangkan sapi "Belgian Blue" guna mendukung kebutuhan daging sapi nasional. Saat ini, kebutuhan daging sapi nasional baru terpenuhi sekitar 65 persen, sementara sisanya dipenuhi dari impor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Sukriyah menjelaskan, terkait pemenuhan kebutuhan daging sapi di Indonesia, Provinsi Jatim bisa menyumbang pasokan daging nasional sebesar 35 persen.

"Lamongan merupakan salah satu tulang punggung yang membantu pemasokan daging sapi di tingkat provinsi dan nasional. Harapannya dengan dikembangkannya Belgian Blue ini dapat meningkatkan populasi, sehingga produksi daging sapi juga dapat meningkat," ujar Sukriyah di Lamongan, Kamis (3/6/2021).

Mengenal Sapi Belgian Blue

sapi belgian blue

©2021 Merdeka.com/pertanian.go.id

Sapi yang berasal dari Belgia Tengah itu dikembangkan di Indonesia sejak awal 2016. Pengembangan sapi jenis baru di Indonesia itu salah satunya dikarenakan karakteristiknya yang unggul.

"Sapi ini memiliki karakteristik unggul, yakni otot ganda (double muscle), tempramen jinak dan mudah dalam penanganannya. Selain itu, juga memiliki postur tubuh besar dan tinggi, dengan kadar lemak rendah dan kenaikan berat badan tinggi kurang lebih 1,2 kg sampai 1,5 kg," lanjut Sukriyah, dikutip dari Antara.

Hal ini, lanjutnya, berbeda dengan sapi pada umumnya yang kenaikan berat badannya berkisar antara 0,8 kg sampai 1,2 kg.

Kabupaten Terpilih

sapi belgian blue

©2021 Merdeka.com/pertanian.go.id

Kabupaten Lamongan menjadi dipilih menjadi tempat pengembangbiakan sapi jenis Belgian Blue karena dianggap sebagai salah satu kabupaten yang berkomitmen dalam pengembangan peternakan. Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala UPT Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Provinsi Jatim Iswahyudi.

Lebih lanjut, Iswahyudi menjelaskan, untuk mendapatkan peranakan Belgian Blue murni dibutuhkan proses sekitar 4 hingga 5 tahun.

"Kalau 9 bulan lagi yang lahir ini jantan akan sama seperti Limosin Semintal, jika betina nanti dipelihara dan dikawinkan lagi dengan Belgian Blue lagi 3 sampai 4 kali proses, baru akan lahir Belgian Blue murni. Jadi sekitar 4 sampai 5 tahun perjuangan," jelasnya.

Iswahyudi mengungkapkan, Pemprov Jatim telah memfasilitasi sekitar 51 ribu akseptor (sapi siap kawin) di Lamongan.

"Mudah-mudahan dengan adanya kawin suntik gratis ini, pada tahun 2026 Indonesia akan mandiri pangan sektor daging sapi," tandasnya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP