Pada Sabtu (14/3), instagram @kawahijenindonesia mengunggah sebuah video yang merekam banjir bandang terbaru di kawasan Gunung Ijen. Dari video berdurasi 25 detik itu diketahui aliran banjir bandang menyebabkan tembok sekolah jebol. Banjir kali ini dinyatakan lebih besar volumenya dibandingkan dengan yang terjadi pada akhir Januari lalu.
Daerah yang terdampak banjir bandang ini meliputi Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Banjir menggenangi permukiman warga di dua desa itu.
Advertisement
Dikutip Merdeka dari Antara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Kukuh Triyatmoko (15/3) menyatakan ada 316 rumah warga yang terdampak banjir bandang. Banjir menggenangi permukiman warga di Desa Sempol dan Desa Kalisat Kecamatan Ijen.
Volume banjir kali ini lebih besar dibandingkan dengan yang terjadi pada 29 Januari 2020 lalu. Hanya saja material lumpur dalam banjir kali ini relatif lebih sedikit dibandingkan dengan banjir sebelumnya. Sejak Sabtu malam (14/3), warga terdampak mulai membersihkan rumahnya dari material lumpur dan material kayu yang terbawa arus banjir.
Advertisement
Sejak banjir bandang di kawasan yang sama terjadi pada akhir Januari lalu, sepanjang aliran sungai di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Ijen dipasang rakitan kawat bronjong. Menurut Kepala BPBD Kabupaten Bondowoso Kukuh Triyatmoko, sejak akhir Januari 2020 sampai banjir terjadi lagi pada Sabtu (14/3) lalu pemasangan kawat bronjong baru mencapai 70 persen.
Seperti banjir bandang yang terjadi sebelumnya, banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen berasal dari aliran sungai yang sama.
Advertisement
Selain rumah warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum di Desa Sempol dan Desa Kalisat. Minggu (15/3), petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso bersama para sukarelawan dan TNI/Polri bahu-membahu membersihkan sisa lumpur di wilayah terdampak.
Sebelum terjadi banjir, hujan deras terjadi di hulu Gunung Suket. Setelah hujan, tiba-tiba air yang membawa serta material lumpur dan kayu menerjang permukiman warga di dua desa.
Advertisement
Akun instagram resmi Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, @twakawahijen_official pada Minggu (15/3) menginformasikan kawasan wisata Kawah Ijen tetap dibuka.
Dalam unggahan itu juga diinformasikan bahwasanya kawasan wisata Kawah Ijen aman untuk dikunjungi wisatawan. Akses jalan dari Bondowoso menuju Kawah Ijen juga sudah bisa dilalui. Informasi itu sekaligus menjadi jawaban dari banyaknya pesan yang masuk ke instagram @twakawahijen_official yang menanyakan perihal pendakian ke Kawah Ijen.