Jenis Monyet dan Karakteristiknya yang Menarik Dipelajari, Baca Selengkapnya
Merdeka.com - Terdapat cukup banyak jenis monyet yang tersebar di berbagai penjuru wilayah dunia saat ini. Monyet adalah salah satu spesies hewan yang paling dicintai di dunia karena sifatnya yang ramah dan suka bermain. Beberapa dari jenisnya bahkan hidup berdampingan dengan manusia.
Seperti yang diketahui, pada awalnya tidak ada perbedaan besar antara kera dan monyet, dan mereka dianggap sebagai spesies yang sama. Beberapa daerah bahkan masih menggunakan kata 'kera' dan 'monyet' sebagai sinonim, namun ternyata mereka adalah dua spesies yang berbeda.
Klasifikasi ilmiah monyet saat ini didasarkan pada sistem pengelompokan monofiletik. Ini berarti bahwa semua kera dianggap sebagai keturunan yang sama dari satu nenek moyang yang sama.
Terdapat dua jenis monyet yang paling utama, yakni jenis monyet Dunia Baru dan jenis monyet Dunia Lama. Jenis monyet yang pertama berasal dari Amerika Selatan dan Tengah sedangkan yang kedua terutama ditemukan di Asia dan Afrika. Berikut ulasan selengkapnya mengenai jenis monyet yang menarik untuk dipelajari, dilansir dari Britannica dan Reader's Digest.
1. Monyet Kapusin
Jenis monyet yang pertama adalah monyet Kapusin. Monyet Kapusin berasal dari kelompok monyet New Work dan berada di bawah subfamili yang disebut Cebinae. Mereka sangat terkenal dalam budaya populer karena telah digunakan di banyak film dan acara televisi, contohnya pada serial Amerika, Friends.
Jenis monyet ini dipelihara sebagai hewan peliharaan di banyak wilayah, namun mereka juga bisa menjadi sangat agresif. Monyet Kapusin membutuhkan banyak pelatihan agar dapat dipelihara sebagai hewan peliharaan. Mereka kebanyakan ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan.
Mereka biasanya hidup di pantai Kosta Rika dan Panama di sepanjang hutan dataran rendah yang basah. Mereka juga berkembang biak dengan subur di dekat pantai Pasifik, meninggali hutan kering di wilayah tersebut.
2. Monyet MarmosetJenis monyet yang kedua adalah monyet Marmoset. Marmoset berasal dari spesies monyet Dunia Baru dan juga disebut zaris. Marmoset adalah monyet kecil, tumbuh rata-rata 8 inci tingginya. Mereka berada di sisi primitif dengan kuku alih-alih cakar, dan rambut taktil di pergelangan tangan mereka.
Tata letak otak mereka menyerupai spesies lain yang relatif primitif dan mereka tidak memiliki gigi bungsu. Jenis monyet ini terutama ditemukan di Amerika Selatan dan dapat dibesarkan sebagai hewan peliharaan, meskipun tidak begitu dianjurkan. Mereka memiliki sifat yang sangat aktif dan hidup dari memakan serangga, buah-buahan, dan daun.

(ilustrasi) shutterstock
3. Monyet TamarinJenis monyet yang ketiga adalah monyet Tamarin. Tamarin adalah monyet Dunia Baru yang sangat kecil yang berasal dari keluarga Callitrichidae. Mereka memiliki rambut wajah yang terlihat seperti kumis dan tumbuh dari 13 cm menjadi 30 cm.
Jenis monyet ini memiliki gigi taring yang lebih rendah dan terutama ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan. Mereka adalah makhluk omnivora dengan pola makan buah-buahan, tumbuhan, serangga, telur burung, dan vertebrata kecil.
4. Monyet Singa TamarinJenis monyet yang keempat adalah monyet Singa Tamarin. Tamarin memiliki sub-spesies yang berbeda termasuk Lion Tamarins atau Singa Tamarin yang berwarna oranye-emas indah. Monyet Singa Tamarin dapat tumbuh setinggi 30 cm dan berat hingga 900 gram.
Mereka menggunakan jari-jari mereka untuk berpegangan pada cabang dan mencari serangga untuk dimakan dengan bantuan cakarnya. Spesies ini juga memakan buah-buahan kecil, kadal kecil, dan ular. Jenis monyet Singa Tamarin saat ini berada di bawah daftar sangat terancam punah.
5. Gorila
Jenis monyet yang kelima adalah Gorila. Gorila adalah spesies kera yang cenderung berdiam di tanah dan sebagian besar adalah herbivora. Jenis ini kebanyakan tinggal di wilayah Afrika Sub-Sahara dan memiliki dua jenis utama: Timur dan Barat. Kedua spesies ini memiliki empat hingga lima subspesies lagi yang semuanya terancam punah.

©Zoo Atlanta/Handout via REUTERS
Gorila adalah primata hidup terbesar di dunia dan cocok dengan DNA manusia setidaknya 95% hingga 99%. Mereka adalah makhluk yang sangat cerdas dan dapat belajar melukis, bahasa isyarat, dan memproses emosi dan konsep manusia. Mereka hidup di hutan tropis atau subtropis di Afrika Sub-Sahara di berbagai ketinggian mulai dari pegunungan hingga rawa-rawa dataran rendah.
6. Monyet BekantanJenis monyet yang ke enam adalah monyet Bekantan. Monyet Bekantan, yang juga biasa dikenal sebagai monyet berhidung panjang, adalah jenis monyet coklat kemerahan Dunia Lama yang memiliki hidung yang luar biasa besar. Mereka umumnya ditemukan di pulau Kalimantan, Indonesia. Jenis monyet ini hidup damai dengan orangutan Kalimantan dan merupakan spesies monyet terbesar di Asia.
Monyet Bekantan dapat tumbuh hingga 76 cm dan berat hingga 12 kg. Hidung ikonik mereka dapat tumbuh hingga 10 cm dan memiliki perut bergerigi yang terlihat seperti perut buncit. Mereka bukan spesies agresif, bahkan penggantian jantan dapat terjadi tanpa agresi serius. Betina dari spesies ini memiliki urutan dominasi linier dan dapat meninggalkan kelompok untuk meningkatkan status mereka.
7. BabonJenis monyet yang ke tujuh adalah Babon. Babon adalah bagian dari spesies monyet Dunia Lama dan termasuk dalam keluarga Papio. Mereka berasal dari daerah Jazirah Arab dan Afrika. Babon memiliki lima spesies utama termasuk babon Mandrill. Babon memiliki rahang yang kuat, gigi taring, moncong, dan bulu yang tebal. Mereka memiliki pantat menonjol yang tidak berbulu.
Babon adalah jenis monyet yang sangat terestrial dan kebanyakan berkeliaran di tanah seperti hutan, sabana, dan perbukitan. Mereka adalah omnivora dan memiliki makanan serangga, buah-buahan, tanaman, dan kadang-kadang juga makan ikan, burung, kelinci, dan antelop kecil.
Mereka memiliki umur 30 tahun di alam liar tetapi dapat hidup hingga 45 tahun di penangkaran. Babon dapat mempelajari keterampilan ortografi, yang memungkinkan mereka memiliki kemampuan relatif untuk membaca.
8. Babon MandrillJenis monyet yang berikutnya adalah Babon Mandrill. Jenis monyet Babon Mandrill berasal dari spesies Dunia Lama dan berasal dari keluarga Cercopithecidae. Mereka terlihat seperti babon dan ditemukan di daerah Afrika seperti Kongo, Gabon, dan Kamerun.
Babon Mandrill tinggal di hutan hujan tropis dan hidup berdampingan dalam kelompok besar. Mereka memiliki makanan ala omnivora seperti serangga dan buah-buahan tetapi juga dikenal memakan daun dan batang untuk mendapatkan serat.
Jenis monyet ini diklasifikasikan sebagai spesies yang rentan oleh IUCN. Babon Mandrill memiliki rambut berwarna-warni mulai dari merah muda, ungu, merah, dan biru di sekitar hidung dan pantat mereka. Meskipun konflik intra-kelompok jarang ada di anatar mereka, namun saat terjadi, konflik tersebut bisa menghasilkan akhir yang mematikan.
9. Babon Hamadryas
Jenis monyet yang selanjutnya adalah Babon Hamadryas. Babon Hamadryas adalah bagian dari spesies monyet Dunia Lama. Mereka kebanyakan ditemukan di bagian utara Afrika dan wilayah barat daya Semenanjung Arab. Wilayah ini memiliki tingkat predator alami terendah, yang memberikan keuntungan bagi babon Hamadryas dibandingkan spesies babon lainnya.
Hamadryas memiliki peran penting dalam agama Mesir kuno, itulah sebabnya ia juga dikenal sebagai babon suci. Mereka adalah makhluk omnivora karena makanan sulit ditemukan di musim kemarau di wilayah tempat mereka tinggal.
10. Orangutan
©2022 Merdeka.com/Istimewa
Jenis monyet yang sepuluh adalah Orangutan. Orangutan adalah spesies monyet asli Indonesia. Mereka tinggal di hutan hujan Sumatera dan Kalimantan dan termasuk dalam keluarga Pongo. Mereka memiliki tiga subspesies utama: Orangutan Tapanuli, Orangutan Kalimantan, dan Orangutan Sumatera. Mereka menghabiskan sebagian besar waktu di pepohonan dan memiliki rambut coklat kemerahan.
Orangutan menghindari kelompok dan merupakan makhluk soliter. Satu-satunya ikatan sosial yang mereka miliki adalah antara ibu dan anak. Mereka hidup terutama dengan pola makan buah-buahan tetapi diketahui jenia monyet ini juga memakan madu, kulit kayu, tumbuh-tumbuhan, serangga, dan telur burung.
Orangutan memiliki rentang hidup 30 tahun dan merupakan salah satu primata paling cerdas. Mereka terdaftar sebagai makhluk yang terancam punah karena hilangnya habitat, perdagangan ilegal, dan banyak masalah lainnya.
11. Monyet KeraJenis monyet yang lainnya adalah Monyet Kera. Monyet Kera adalah bagian dari spesies monyet Dunia Lama dan berasal dari subfamili yang disebut Cercopithecinae. Mereka hidup di seluruh Afrika Utara, Asia, dan di wilayah Gibraltar. Mereka beradaptasi dengan mudah ke sebagian besar lingkungan dan ditemukan di semua jenis habitat di seluruh Asia.
Kelompok monyet ini didasarkan pada struktur matriarkal di bawah perempuan yang dominan. Mereka adalah salah satu spesies yang paling invasif dan belajar hidup di antara manusia untuk makanan dan tempat tinggal. Monyet Kera bisa berenang dan biasanya berkeliaran di tanah.
12. SimpanseJenis monyet yang terakhit adalah Simpanse. Simpanse memiliki rambut hitam kasar tetapi jari tangan, telapak tangan, jari kaki, telapak kaki, dan wajah mereka telanjang tanpa bulu. Beratnya mencapai 65 kg dan dapat tumbuh hingga 94 cm. Bayi Simpanse memiliki hubungan dekat dengan ibunya, bahkan setelah mereka disapih pada usia 3 tahun.
Simpanse dapat hidup hingga 40 tahun di alam liar dan hidup dalam kelompok yang terdiri dari 15-150 anggota. Mereka memiliki struktur hierarki patriarki yang ketat, yang berarti bahwa perselisihan dapat diselesaikan tanpa kekerasan.
Mereka adalah makhluk cerdas yang menggunakan alat seadanya dari rumput, daun, tongkat, dan batu untuk mengumpulkan makanan. Simpanse bahkan bisa membuat tombak dari tongkat yang diasah untuk berburu hewan kecil untuk makanan. Mereka adalah spesies yang terancam punah dan hanya sekitar 170.000 dan 300.000 simpanse diperkirakan hidup di seluruh dunia.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya