Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenis-Jenis Pisang di Indonesia, Ketahui Perbedaan dan Pemanfaatannya

Jenis-Jenis Pisang di Indonesia, Ketahui Perbedaan dan Pemanfaatannya Ilustrasi pisang. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/watcharakun

Merdeka.com - Pisang adalah salah satu jenis komoditas pertanian yang cukup melimpah dan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Pisang banyak dikonsumsi dalam bentuk segar. Namun banyak pula yang mengonsumsinya dalam bentuk olahan.

Makanan olahan yang terbuat dari pisang sangat beragam macamnya. Mulai dari pisang goreng, pisang nugget, smooties pisang, cake pisang, puding pisang, es krim pisang, keripik pisang, dan masih banyak lagi variannya.

Pisang adalah salah satu komoditas penting bagi negara-negara berkembang di wilayah tropis dan subtropis. Tanaman ini mudah dibudidayakan dan dapat dijumpai hampir di berbagai kondisi agroekologi. Buahnya yang lezat dan kaya manfaat banyak dicari oleh masyarakat. Buah pisang terkenal mengandung vitamin dan mineral esensial yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Selain itu pisang juga mengandung karbohidrat, serat, protein, dan lemak, sehingga dengan mengonsumsi buah pisang saja kebutuhan gizi minimum akan segera terpenuhi. Hal ini menjadikan pisang sangat potensial sebagai substitusi makanan pokok (Prabawati et al., 2008).

Pisang yang beredar di wilayah Indonesia terdiri dari banyak jenis. Menarik untuk mengetahui jumlah jenis-jenis pisang yang paling populer dikonsumsi oleh masyarakat, beserta karakteristiknya masing-masing. Untuk itu, berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai jenis-jenis pisang yang tumbuh di daratan Indonesia yang perlu Anda ketahui.

Sekilas Pandang Tentang Tanaman Pisang

Mengutip publikasi dari uny.ac.id, tanaman pisang termasuk dalam golongan terna monokotil tahunan berbentuk pohon yang tersusun atas batang semu. Batang semu ini merupakan tumpukan pelepah daun yang tersusun secara rapat teratur. 

Tanaman pisang dapat ditanam dan tumbuh dengan baik pada berbagai macam topografi tanah, baik tanah datar atau pun tanah miring. Produktivitas pisang yang optimum akan dihasilkan pisang yang ditanam pada tanah datar pada ketinggian di bawah 500 m di atas permukaan laut (dpl).

Pisang mempunyai bunga majemuk, yang tiap kuncup bunga dibungkus oleh seludang berwarna merah kecokelatan. Seludang akan lepas dan jatuh ke tanah jika bunga telah membuka. Sementara, buah pisang tersusun dalam tandan. Tiap tandan terdiri atas beberapa sisir, dan tiap sisir terdiri dari 6-22 buah pisang atau tergantung pada varietasnya.

Tanaman pisang (Musa spp) telah diproklamirkan sejak sebelum masehi (SM). Nama Musa diambil dari nama seorang dokter bernama Antonius Musa pada zaman Kaisar Romawi Octavianus Augustus (63 SM – 14 M), beliau selalu menganjurkan pada kaisarnya untuk makan pisang setiap harinya agar tetap kuat, sehat, dan segar (Mudjajanto, ES & Lilik K.2008).

Tanaman pisang dapat dikatakan sebagai tanaman serbaguna, mulai dari akar, batang (bonggol), batang semu (pelepah), daun, bunga, buah sampai kulitnya pun dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Buah pisang kaya akan sumber vitamin dan karbohidrat serta sangat digemari orang karena enak dimakan baik sebagai buah meja atau melalui pengolahan terlebih dahulu.

Jenis-Jenis Pisang Berdasarkan Golongannya

Tanaman pisang pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan yakni sebagai berikut:

  1. Pisang yang buahnya enak dimakan (Musa paradisiaca Linn).
  2. Pisang hutan atau pisang liar atau dijadikan sebagai tanaman hias misalnya pisang lilin (M. zebrina Van Hautte), pisang pisangan (Heliconia indica Lamk).
  3. Pisang diambil pelepahnya sebagai bahan serat seperti pisang manila atau disebut pisang abaka (M. textilis Nee).

 

Jenis-Jenis Pisang Berdasarkan Jenisnya

Selanjutnya, menurut jenisnya, tanaman pisang yang selama ini dikenal oleh masyarakat dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu Musa acuminatae, Musa balbisiana dan hasil persilangan alami maupun buatan antara Musa acuminatae dan Musa balbisiana:

1. Musa acuminata

Jenis-jenis pisang dari kelompok ini memiliki ciri umum yang mudah dikenali yaitu tidak ada biji dalam buahnya, batang semunya memiliki banyak bercak melebar kecokelatan atau kehitaman, saluran pelepah daunnya membuka, tangkai daun ditutupi lapisan lilin, tankai buah pendek, kelopak bunga melengkung ke arah bahu setelah membuka, bentuk daun bunga meruncing seperti tombak, warna bunga jantan ptih krem.

Contoh kultivar pisang yang termasuk dalam kelompok pisang ini adalah pisang Ambon, Barangan, dan Mas. Jenis pisang liar Musa acuminata banyak mengandung biji yang berwarna hitam dalam buahnya, misalnya Musa acuminata ssp, malacensi.

2. Musa balbisiana

Contoh dari jenis-jenis pisang ini yang cukup populer di masyarakat di antaranya adalah pisang Kluthuk Awu dan pisang Kluthuk Wulung. Pisang jenis ini mengandung banyak biji dalm buahnya, ciri umum lain yang mudah dikenali yaitu pada batang semu bercak melebar sangat jarang dan tidak tampak jelas, saluran pelepah daunnya menutup, tangkai buah panjang, bentuk daun bunga membulat agak meruncing, ujung daun bunga membulat, kelopak bunga tidak melengkung ke arah punggung setelah membuka, warna bunga jantan bersemu pink bervariasi, tangkai buah tidak berbulu.

3. Persilangan alami dan buatan dari Musa acuminata dengan Musa balbisiana

Ciri dari kelompok jenis-jenis pisang ini adalah gabungan dari Musa acuminata dan Musa balbisiana atau bisa disebut Musa paradisiaca. Karena merupakan pisang persilangan, terdapat ciri yang mudah dikenali dari Musa acuminata dan Musa balbisiana.

Kelompok jenis-jenis pisang ini biasanya dimanfaatkan sebagai pisang yang dikonsumsi segar dan pisang olahan. Kultivar pisang yang dapat langsung dikonsumsi segar misalnya pisang Raja Sere, sedangkan yang termasuk pisang olahan misalnya pisang Nangka, Kepok Awak atau Siam.

Jenis-Jenis Pisang Berdasarkan Sifat Buah dan Pemanfaatannya

Menurut Rukmana (1999 : 20), penggolongan varietas atau kultivar pisang berdasarkan sifat buah dan pemanfaatannya dibedakan menjadi tujuh kelompok jenis-jenis pisang, yaitu sebagai berikut:

1. Kelompok Pisang Ambon

Karakteristik morfologi kelompok pisang Ambon adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 2,5-3 m dengan lingkar batang 0,4-0,6 m (kecuali pisang Badak) berwarna hijau dengan bercak kehitaman.
  • Panjang daun 2,1-3 m dengan lebar 40-65 cm dan kadang-kadang berlapis lilin tipis.
  • Panjang tandan buah 40-60 cm merunduk dan berbulu halus.
  • Jantung berbentuk bulat telur, kelopak berwarna ungu sebelah luar dan merah jambu sebelah dalam.
  • Sisir buah berjumlah 7-10 sisir dan tiap terdiri dari 10-16 buah (uler).
  • Buah berbentuk silinder sedikit melengkung, panjang dan tidak berbiji.
  • Kulit buah agak tebal (2,4-3 mm).
  • Warna daging buah putih atau putih kekuning-kuningan, rasanya manis, lunak sampai agak keras dan beraroma.
  • Berbunga pada umur 11-12 bulan dan masak 4-5 bulan setelah berbunga.
  • Contoh dari jenis-jenis pisang Ambon antara lain Ambon Putih, Ambon Kuning, Ambon Hijau, Ambon Lumut, Ambon Badak, Ambon Angleng dan Ambon Cavendish.
  • 2. Kelompok Pisang Raja

    Kelompok pisang ini umumnya dikonsumsi segar dengan karakteristik morfologi sebagai berikut;

  • Buah mirip dengan pisang Ambon tetapi kulit lebih tebal. Warna buah beraneka ada yang kuning muda, kuning tua dan merah daging. 
  • Tinggi pohon 2,6-3 m dengan lingkar batang 0,4-0,5 m (kecuali pisang raja sere) berwarna hijau dengan bercak coklat kehitaman.
  • Panjang daun 2,4-2,8 m, lebar 40-60 cm berwarna hijau.
  • Tandan buah mencapai panjang 40-60 cm, merunduk, berbulu halus.
  • Jantung berbentuk telur, kelopak luar berwarna ungu dan merah sebelah dalam.
  • Sisir buah berjumlah 6-8 sisir dan tiap sisir berjumlah 12-13 buah.
  • Buah berbentuk silinder, berkulit agak tebal (3 mm) dengan ujung runcing bulat atau bersegi empat.
  • Daging buah berwarna putih kekuningan, kuning muda atau kemerah-merahan, tidak berbiji, rasa agak manis sampai manis, agak keras, kurang beraroma. 
  • Berbunga pada umur 14 bulan dan masak sekitar 150-160 hari setelah berbunga. 
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang Raja adalah pisang Songit, Raja Bulu, Raja Sere, Udang Potho dan Pulo.
  • 3. Kelompok Pisang Mas

    Karakteristik morfologi pisang Mas adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 2 m dengan lingkar batang 20-28 m dengan bercak coklat tua kemerah-merahan. 
  • Panjang daun 90-110 cm, lebar 20-27 cm berwarna hijau.
  • Tandan buah mencapai panjang 20-30 cm, merunduk, berbulu halus.
  • Jantung berbentuk bulat telur, kelopak luar berwarna ungu dan sebelah dalam berwarna merah. 
  • Sisir buah berjumlah 4-6 sisir dan tiap sisir berjumlah 6-8 buah.
  • Buah berbentuk silinder, ujung runcing dengan panjang 9-10 cm dan tidak berbiji, kulit buah tipis (1 mm) berwarna kuning keemasan.
  • Daging buah krem, rasa manis sampai agak kesat, kurang beraroma.
  • Berbunga pada umur 12 bulan dan masak sekitar 3,5 bulan setelah berbunga.
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang mas adalah pisang Lampung, Susu, Empat Puluh Hari, Muli dan pisang Seribu.
  • 4. Kelompok Pisang Kepok

    Karakteristik morfologi pisang Kepok adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 3 m dengan lingkar batang 40-50 m berwarna hijau dengan sedikit atau tanpa coklat kehitaman.
  • Panjang daun 180 cm, lebar 50-60 cm berlapis lilin pada permukaan sebelah bawah.
  • Tandan buah mencapai panjang 30-60 cm, merunduk, tidak berbulu halus.
  • Jantung berbentuk bulat telur, agak melebar, kelopak luar berwarna ungu dan sebelah dalam berwarna merah.
  • Sisir buah berjumlah 5-9 sisir dan tiap sisir berjumlah 10-14 buah berpenampang segi tiga atau segi empat atau bulat.
  • Daging buah putih kekuning-kuningan, puting keungu-unguan, rasa kurang lunak dengan tekstur yang agak berkapur (kecuali pisang Siem).
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang kepok adalah pisang Kepok Kuning, Gajih Putih, Gajih Kuning, Saba, Siem, Cangklong dan pisang Kates.
  • 5. Kelompok Pisang Tanduk

    Karakteristik morfologi pisang Tanduk adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 3 m dengan lingkar batang 63-69 cm, berwarna coklat muda dengan bagian atas berwarna merah jambu.
  • Panjang daun 190-210 cm, lebar 70-85 cm dengan tangkai daun berwarna merah muda. 
  • Tandan buah mencapai panjang 50-60 cm, merunduk. 
  • Jantung berbentuk bulat telur, kelopak luar berwarna ungu dan sebelah dalam berwarna merah.
  • Sisir buah berjumlah 1-5 sisir dan tiap sisir berjumlah 10-12 buah berpenampang segi tiga atau segi empat atau bulat berbentuk silinder panjang 23-28 cm berkulit tebal.
  • Daging buah putih atau kekuning-kuningan, rasa tidak manis sampai agak masam.
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang Tanduk adalah pisang Agung, Byar, Galek (2-3 sisir), Karayunan (3-5 sisir), Candi, Kapas dan pisang Nangka.
  • 6. Kelompok Pisang Uli

    Karakteristik morfologi pisang Uli adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 2-2,5 m dengan lingkar batang 25-35 cm dengan warna hijau pucat atau kemerah-merahan.
  • Panjang daun 180-200 cm, berwarna hijau dengan tangkai daun kadang-kadang merah muda.
  • Tandan buah mencapai panjang 1,5-1,7 m, merunduk, berbulu halus.
  • Jantung berbentuk bulat telur, kelopak luar berwarna ungu dan sebelah dalam berwarna merah.
  • Sisir buah berjumlah 4-8 sisir.
  • Buah kecil dan langsing, panjang 10 cm, berkulit tipis, warna daging putih atau kekuning-kuningan, kurang manis dan agak lembek.
  • Daging buah krem, rasa manis sampai agak kesat, kurang beraroma.
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang Uli adalah pisang Janten, Lidi, jari Buaya, Kayu dan pisang Ampyang.
  • 7. Kelompok Pisang Klutuk

    Karakteristik morfologi pisang Kluthuk adalah sebagai berikut;

  • Tinggi pohon 3 m dengan lingkar batang 60-70 cm berwarna hijau dengan atau tanpa bercak coklat kehitaman. 
  • Panjang daun 60-200 cm, kadang-kadang berlapis lilin dan sulit sobek.
  • Tandan buah mencapai panjang 80-100 cm.
  • Jantung berbentuk bulat telur, kelopak luar berwarna ungu dan sebelah dalam berwarna merah.
  • Sisir buah berjumlah 5-7 sisir dan tiap sisir berjumlah 12-18 buah yang tersusun rapat, berpenampang segi tiga atau segi empat, berkulit tebal.
  • Daging buah putih atau kekuning-kuningan, rasa kurang manis, tekstur agak kasar.
  • Termasuk dalam kelompok jenis-jenis pisang klutuk adalah pisang Batu, Klutuk Wulung dan pisang Menggala.
  • Manfaat Tanaman Pisang

    Pisang memiliki banyak kandungan yang berguna bagi tubuh dan memiliki banyak manfaat. Dalam buah pisang, mulai dari rhizoma yang dimilikinya sampai pada kulit pisang dapat diambil manfaatnya. Daging buahnya tentu sebagai makanan, kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka pisang dengan proses fermentasi, bonggol pisang dapat dijadikan soda sebagai bahan baku sabun dan pupuk kalium.

    Batangnya dapat digunakan sebagai penghasil serat bahan baku kain dan makanan ternak, daun pisang dapat digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional Indonesia, kemudian air umbi batang pisang yang dapat digunakan sebagai obat disentri dan pendarahan usus besar dan air batang pisang yang digunakan sebagai obat sakit kencing dan penawar racun. Pisang dapat memberikan tambahan energi langsung yang cukup banyak.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP