Gunung Lawu dan Kawah Ijen Kembali Dibuka, Begini Syarat Berwisata di Era Normal Baru

Selasa, 30 Juni 2020 12:10 Reporter : Rizka Nur Laily M
Gunung Lawu dan Kawah Ijen Kembali Dibuka, Begini Syarat Berwisata di Era Normal Baru Kawah Ijen. ©2020 Merdeka.com/Ulil Albab

Merdeka.com - Beberapa objek wisata di Jawa Timur akan kembali dibuka sesuai tatanan normal baru. Setelah sebelumnya ditutup sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Dua di antaranya yakni kawasan wisata Gunung Lawu dan Kawah Ijen.

Sejak Kamis (25/6) jalur wisata pendakian Gunung Lawu dari pintu pos pemberangkatan Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan kembali dibuka oleh Petugas Perum Perhutani KPH Lawu Ds. Sementara itu, di kawasan wisata Kawah Ijen dilakukan simulasi pra-normal baru pada 29-30 Juni 2020, sebagaimana dikutip dari ANTARA.

1 dari 5 halaman

Jumlah Pendaki Dibatasi

pendaki gunung

REUTERS

Petugas menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung, baik yang akan mendaki atau hanya ingin berswafoto di jalur pendakian. Petugas akan melakukan pemeriksaan kepada para pengunjung, mulai dari pengecekan suhu tubuh, wajib mencuci tangan, hingga pakai masker.

Di masa transisi menuju normal baru ini, petugas juga membatasi jumlah pendaki Gunung Lawu yang lewat jalur Cemorosewu. Pengunjung dibatasi maksimal 500 orang.

"Untuk jumlah pendaki akan kami batasi hanya 500 orang per hari. Namun, awal-awal dibuka memang pendaki masih sepi. Hanya ada pengunjung yang ingin berswafoto di sekitar pintu masuk," ujar petugas jaga Pos Cemorosewu dari KPH Lawu Ds, Paijo di Magetan, Senin (29/6).

2 dari 5 halaman

Jaga Jarak

gunung lawu

wisatagunung.wordpress.com

Selain itu, para pendaki juga diwajibkan menjaga jarak antara satu dengan lainnya. Pematuhan protokol kesehatan bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona jenis baru penyebab COVI-19.

"Kami berharap para pengunjung, baik yang hanya ingin berswafoto ataupun mendaki, dapat mematuhi aturan atau protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

3 dari 5 halaman

Lakukan Simulasi

taman wisata alam kawah ijen

©2019 Merdeka.com

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuka objek wisata Kawah Ijen selama dua hari yakni pada 29-30 Juni 2020. Pembukaan kawasan wisata itu sebagai bagian dari simulasi pra-kondisi era normal baru yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 daerah setempat.

"Kami bersama tim telah turun meninjau langsung simulasi pembukaan wisata Kawah Ijen hingga ke puncaknya. Dari pantauan gugus tugas, masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi oleh para petugas di Kawah Ijen sebagai syarat wisata yang aman, bersih, dan sehat," terang Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Guntur Priambodo di Banyuwangi, Senin (29/6).

4 dari 5 halaman

Wajib Daftar Sebelum Datang

kawah ijen mulai simulasi pra kondisi tatanan baru atau new normal

©2020 Merdeka.com

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus melakukan simulasi dan evaluasi untuk melihat kesiapan sejumlah objek wisata dalam menghadapi normal baru, salah satunya Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Hal ini disampaikan dalam keterangan tertulis Humas Pemkab setempat.

Objek wisata yang terkenal hingga mancanegara karena fenomena api birunya itu dibuka dengan memberlakukan pembatasan pengunjung dan waktu buka, yakni mulai pukul 08.00 hingga pukul 13.00 WIB. Pengunjung wajib mendaftarkan diri sebelum datang ke lokasi wisata tersebut.

"Mengenai tiket, tadi juga kami bahas, bagaimana memudahkan pengunjung melakukan reservasi, karena kan sekarang kita melakukan kebijakan pembatasan atau kuota pengunjung di setiap destinasi," lanjut Guntur.

5 dari 5 halaman

Aplikasi Banyuwangi Tourism

taman wisata alam kawah ijen

©2019 Merdeka.com

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi Purwantono mengatakan dalam simulasi pra-kondisi normal baru itu, pihaknya telah melakukan sejumlah protokol untuk menciptakan wisata yang bersih, aman, dan sehat.

"Dalam simulasi ini, kami telah mulai memberlakukan pembatasan pengunjung. Kami batasi sebanyak 225 orang, mereka yang mendaftar melalui aplikasi Banyuwangi Tourism yang bisa diizinkan naik, dan gratis selama masa simulasi," ucapnya.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini