Gejala Penyakit Tipes Beserta Penyebabnya, Ketahui Lebih Lanjut
Merdeka.com - Tipes adalah sebuah jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi satu atau lebih bakteri riketsia. Kutu, tungau, atau caplak menularkannya saat menggigit manusia.
Pola kebersihan modern saat ini telah berpengaruh besar dalam menekan persebaran tipes. Tetapi, penyakit ini masih dapat menyerang tempat-tempat yang memiliki sanitasi buruk.
Kutu, tungau, dan sejenisnya merupakan jenis hewan invertebrata yang dikenal dengan sebutan arthropoda. Ketika arthropoda yang membawa bakteri Rickettsial menggigit seseorang, mereka menularkan bakteri penyebab tipes.
Menggaruk gigitan kutu tersebut akan memperlebar akses bakteri ke aliran darah. Begitu berada di aliran darah, bakteri akan terus berkembang biak dan tumbuh. Lantas, apa saja gejala penyakit tipes yang bisa dikenali? dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Penyebab Penyakit Tipes
Melansir dari healthline.com, penyakit tipes tidak menular dari orang ke orang seperti halnya pilek atau flu. Diketahui terdapat tiga jenis penyakit tipes yang berkembang, di mana setiap jenisnya disebabkan oleh jenis bakteri yang berbeda dan ditularkan oleh jenis artropoda yang berbeda.
Jenis penyakit tipes ini disebabkan oleh Rickettsia prowazekii dan dibawa oleh kutu tubuh. Kutu ini dapat ditemukan di seluruh dunia, tetapi biasanya lebih sering ditemukan di daerah dengan populasi tinggi dan sanitasi yang buruk, di mana kondisinya mendorong infestasi kutu.
Atau dikenal sebagai murine typhus, jenis ini disebabkan oleh Rickettsia typhi dan dibawa oleh kutu tikus atau kutu kucing. Tipes endemik dapat ditemukan di seluruh dunia. Ini dapat ditemukan di antara orang-orang yang berhubungan dekat dengan tikus.
Jenis tipes ini disebabkan oleh Orientia tsutsugamushi dan dibawa oleh tungau dalam tahap larva. Jenis tipes ini lebih banyak ditemukan di Asia, Australia, Papua Nugini, dan Kepulauan Pasifik. Ini juga disebut penyakit tsutsugamushi. Kutu atau tungau menjadi pembawa bakteri saat mereka memakan darah orang yang terinfeksi (epidemi tifus) atau hewan pengerat yang terinfeksi (salah satu dari tiga bentuk tifus yang disebutkan di atas).
Jika Anda bersentuhan dengan arthropoda pembawa bakteri ini (misalnya, dengan tidur di seprai yang penuh dengan kutu), Anda dapat terinfeksi dalam beberapa cara. Bakteri tersebut, selain ditularkan melalui kulit melalui gigitannya, juga dapat ditularkan melalui kotorannya. Jika Anda menggaruk kulit di area tempat kutu atau tungau menggigit, bakteri dalam kotorannya dapat masuk ke aliran darah melalui luka kecil di kulit Anda.
Gejala Penyakit Tipes
Gejala penyakit tipes yang ada biasanya sedikit berbeda berdasarkan dengan jenis-jenis tipesnya. Tetapi, terdapat gejala penyakit tipes yang berhubungan dengan ketiga jenis tipes tersebut secara umum, yakni:
Gejala tipes epidemi biasanya muncul secara tiba-tiba dan meliputi:
Sementara itu, gejala penyakit tipes endemik biasanya berlangsung selama 10 sampai 12 hari. Gejala penyakit tipes jenis ini sangat mirip dengan gejala penyakit tipes epidemik, tetapi biasanya tidak terlalu parah. Gejala penyakit tipes endemik di antaranya adalah:
Untuk gejala penyakit tipes jenis gosok atau scrub typhus yang bisa terlihat adalah:
Masa inkubasi penyakit ini rata-rata 5 hingga 14 hari. Artinya, gejala biasanya tidak akan muncul hingga 5 hingga 14 hari setelah Anda digigit. Wisatawan yang terkena penyakit tipes saat bepergian ke luar negeri mungkin tidak mengalami gejala sampai mereka kembali ke rumahnya. Inilah sebabnya mengapa penting untuk memberi tahu dokter tentang riwayat perjalanan yang baru-baru saja Anda lakukan, terlebih jika Anda mengalami gejala penyakit tipes di atas.
Faktor Risiko Penyakit Tipes
Dilansir dari medicalnewstoday.com, berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang memungkinkan Anda terserang penyakit tipes, yaitu:
Bagi Anda yang mengalami gejala penyakit tipes dan memiliki satu atau lebih faktor risiko penyakit ini harus segera menemui dokter. Penting untuk memberi tahu dokter tentang semua gejala dan faktor risiko secara spesifik. Penyakit ini meniru gejala penyakit virus lainnya, seperti flu biasa. Tanpa informasi tentang faktor risiko, dokter dapat dengan mudah salah mendiagnosis kondisi tersebut.
Cara Mencegah Penyakit Tipes
Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit tipes yang ditularkan melalui kutu. Melansir dari cdc.gov, di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diri tertular penyakit tipes:
- Kurangi risiko terkena tipes yang ditularkan melalui kutu dengan menghindari kontak dengan kutu.
- Jauhkan kutu dari hewan peliharaan Anda. Gunakan produk pembasmi kutu yang disetujui dokter hewan untuk kucing dan anjing seperti kalung kutu, obat oral, atau spot-on.
- Jauhkan hewan pengerat dari rumah, tempat kerja, dan tempat bersantai Anda
- Simpan makanan, termasuk makanan hewan, dalam wadah tertutup rapat.
- Singkirkan sikat, tumpukan batu, sampah, dan kayu bakar yang berantakan di luar rumah.
- Tutupi lubang-lubang di rumah agar hewan pengerat tidak bisa masuk.
- Tutup rapat kompos dan tempat sampah.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya