Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doa Niat Mandi Junub yang Benar Beserta Tata Caranya, Umat Islam Wajib Tahu

Doa Niat Mandi Junub yang Benar Beserta Tata Caranya, Umat Islam Wajib Tahu ilustrasi mandi. ©www.offthegridnews.com

Merdeka.com - Mandi wajib atau mandi junub adalah salah satu ritual yang ada dalam agama Islam, yang harus dijalankan oleh beberapa orang dewasa dalam beberapa kondisi. Sesuai dengan namanya, mandi besar atau mandi junub adalah proses untuk membersihkan tubuh dan menyucikan diri dari hadas besar.

Mandi junub bersifat wajib bagi kaum muslim yang sehat secara akal. Dalam pengerjaannya, mandi junub memiliki niat serta tata caranya sendiri yang harus dipatuhi. Biasanya, mandi junub dilakukan oleh wanita yang usai haid dan nifas, atau suami istri yang usai bersenggama sebelum melanjutkan beribadah salat dan yang lainnya.

Baca juga: Doa Mandi Wajib Sesudah Haid Dan Tata Caranya Yang Benar

Perintah mandi junub memiliki dasar yang kuat, yaitu berasal dari Alquran. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai mandi junub, beserta niat mandi junub dan tata caranya yang wajib diketahui dilansir dari Liputan6.com.

Dasar Hukum Mandi Junub

Mandi junub memiliki dasar hukum yang terdapat dalam Alquran, yakni:

Allah SWT berfirman, "Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6)

Dalam surat lainnya, para umat  Allah SWT juga menyuruh muslim untuk melaksanakan mandi wajib atau mandi junub jika dalam keadaan junub.

Allah berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43)

Niat Mandi Junub

Mandi junub biasanya dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan diri seusai haid, nifas, dan bersyahwat. Berikut ini adalah doa niat mandi junub usai bersyahwat yang harus dibaca:

"BISMILLAHIRAHMANIRAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA'ALA."

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Jika hadas besar pada perempuan disebabkan oleh keluarnya darah dari organ intim setelah melahirkan atau nifas, maka doa niat mandi junub yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

"BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA'ALA."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala."

Setelah membaca niat mandi junub, langkah selanjutnya adalah mulai mandi sesuai dengan tata cara mandi junub yang baik dan benar.

Tata Cara Mandi Junub

Berikut ini adalah tata cara niat mandi junub yang benar dan lengkap bagi pria dan wanita, sesuai hadis Rasulullah SAW:

  1. Diawali membaca doa niat mandi wajib. Membaca doa niat di awal-awal hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi wajib ini bisa dalam hati atau bersuara.
  2. Agar sesuai sunnah Rasulullah, mencuci tangan ini bisa dilakukan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.
  3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain–lain.
  4. Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.
  5. Berwudhu. Setelah itu berwudhu seperti tata cara wudhu saat akan melakukan salat.
  6. Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.
  7. Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.
  8. Setelah itu membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

Pastikan untuk membersihkan seluruh area lipatan kulit atau area mana saja dari tubuh yang tersembunyi pada saat melaksanakan mandi junub. Tata cara mandi junub bagi wanita setelah haid dan nifas, serta pria yang bersyahwat pada dasarnya adalah sama.

Perbedaannya hanyalah terdapat pada doa niat mandi junub yang harus dibaca sebelum mandi. Selain itu, bagi wanita yang akan melakukan mandi junub tidak perlu menyela pangkal rambut, dan bahkan tidak perlu membuka jalinan atau ikatan rambutnya.

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP