Dapur RSUD Trenggalek Terdampak Banjir, Kebutuhan Gizi Ratusan Pasien Jadi Sorotan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedomo Trenggalek terdampak banjir bandang, akibatnya Instalasi Gizi di RS tersebut tidak dapat berfungsi optimal. Begini nasib pemenuhan gizi ratusan pasien.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Dapur RSUD Trenggalek Terdampak Banjir, Kebutuhan Gizi Ratusan Pasien Jadi Sorotan
RSUD Trenggalek terdampak banjir. ©2022 Merdeka.com/Dok. BPBD Trenggalek

Banjir bandang menerjang Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun hampir setiap hari. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedomo Trenggalek pun turut terdampak banjir bandang, akibatnya berbagai pelayanan termasuk Instalasi Gizi di RS tersebut tidak dapat berfungsi optimal.

Merespons musibah tersebut, pihak RSUD dr. Iskak Tulungagung menyalurkan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi ratusan pasien RSUD dr. Soedomo Trenggalek, yang terdampak banjir bandang pada Selasa (18/10).

“Bantuan ini bentuk kepedulian terhadap sesama, dan disalurkan secara bertahap sesuai situasi dan kondisi di lapangan,” ujar Humas RSUD dr. Iskak Tulungagung, Mochamad Rifai di Tulungagung, Rabu (19/10).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung (@rsud.iskak)

Dia mengungkapkan, langkah tanggap darurat penyaluran bantuan pangan diberikan karena Instalasi Gizi RSUD dr. Soedomo yang berada di lantai I terdampak banjir sehingga menyebabkan aktivitas produksi makanan dan minuman untuk pemenuhan kebutuhan gizi pasien tidak berfungsi optimal.

Bantuan yang disalurkan berupa 170 paket makanan untuk pasien dan keluarga pasien itu dikirim ke RSUD dr. Soetomo pada Selasa (18/10) sore.

Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Supriyanto Dharmoredjo mengatakan bantuan makanan diberikan setelah pihaknya mengetahui RSUD dr. Soedomo terdampak banjir bandang.

"Jika sekiranya RSUD dr. Soedomo memerlukan bantuan lain, tentu kami bantu,” ungkap Dokter Pri, panggilan akrab dr. Supriyanto.

Bantuan paket makanan dan minuman dari RSUD dr. Iskak Tulungagung segera didistribusikan pada pasien terdampak.

Baca Juga Kebakaran Lahan TPA Pakusari Jember Diduga Akibat Puntung Rokok
      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bpbd Kabupaten Trenggalek (@bpbd_trenggalek)

Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono mengaku pihaknya sangat terbantu dengan dukungan logistik dari RSUD dr. Iskak Tulungagung. Ia mengungkapkan, banjir bandang yang melanda Trenggalek menyebabkan hampir seluruh ruang lantai I terendam dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem ini menyebabkan seluruh layanan poliklinik lumpuh. Lebih dari 45 pasien rawat inap dievakuasi ke lantai II, III dan IV gedung baru. Selain itu, beberapa instalasi tidak bisa difungsikan, termasuk Instalasi Gizi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan makanan dan minuman pasien.

“Pagi kebutuhan makanan pasien masih bisa diberikan karena sudah disiapkan sebelum banjir datang. Namun begitu rumah sakit kami terdampak dan air mulai masuk beberapa ruangan di lantai I, fokus dan prioritas kami mengevakuasi pasien dan menyelamatkan alat-alat (sarana penunjang medis) yang bisa diselamatkan,” ungkap Sujiono, dikutip dari ANTARA.

Beruntung, pada jam makan siang dan sore RSUD dr. Soetomo mendapat bantuan dari eksternal. Pada siang hari, kebutuhan makanan pasien disuplai jasa layanan katering langganan RSUD dr. Soedomo. Sedangkan pada sore hari seluruh kebutuhan logistik makanan pasien dan keluarga pasien dibantu oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung.

“Bantuan dan dukungan dari kolega kami RSUD dr. Iskak sangat membantu karena saat itu sangat tidak memungkinkan memproduksi kebutuhan gizi pasien secara normal,” imbuh dia.

Hari Kedua Pasca Banjir

Hari kedua setelah bencana banjir bandang terjadi, fungsi pelayanan di rumah sakit daerah milik Pemkab Trenggalek belum sepenuhnya normal.

Poli rawat jalan masih diliburkan karena fokus tim nakes dan karyawan fokus melakukan pembersihan ruangan yang basah dan berlumpur sisa banjir. Sementara itu, untuk memenuhi logistik makanan, RSUD dr. Soedomo Trenggalek bekerja sama dengan pihak katering hingga Instalasi Gizi kembali berfungsi normal.

“Kapanpun dan dukungan kemanusiaan apapun yang dibutuhkan, kami siap membantu agar fungsi pelayanan kesehatan di RSUD dr. Seodomo tetap berjalan. Kami juga berdoa semoga keseluruhan fungsi pelayanan di sana segera pulih kembali,” ujar Humas RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Baca Juga DPUPR Kota Madiun Genjot Pemeliharaan 29 Ruas Jalan, Anggaran Rp15,56 Miliar Siap Digunakan
Rekomendasi