6 Cara Mengatasi Mata Lelah dan Kering Akibat Terlalu Lama Menatap Layar Komputer
Merdeka.com - Tampaknya, dewasa ini hampir setiap orang beraktivitas dan menghabiskan sebagian waktunya dengan menatap layar, baik laptop, komputer, maupun handphone. Hal ini lalu menyebabkan masalah serius yang disebut ketegangan mata digital. Salah satu cara utama untuk melindungi mata Anda adalah dengan menggunakan kacamata perlindungan layar digital.
Penelitian terbaru yang disponsori oleh Dewan Visi telah menunjukkan bahwa 59% orang yang secara rutin menggunakan komputer dan perangkat digital mengalami gejala ketegangan mata digital (atau yang juga disebut Computer Vision Syndrome). Gejala sindrom ini adalah mata lelah dan tidak nyaman, mata kering, sakit kepala, penglihatan kabur, sakit leher dan bahu, mata berkedut dan mata merah.
Berikut adalah beberapa cara mengatasi mata lelah dan kering akibat terlalu sering menatap layar komputer, yang bisa Anda coba untuk mengurangi kondisi tidak nyaman tersebut:
1. Lakukan Uji Mata Komprehensif
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang pertama adalah dengan melakukan uji mata secara komprehensif di dokter mata. Melakukan uji mata komprehensif secara rutin setiap tahun adalah hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau mengobati masalah penglihatan akibat terlalu lama menatap layar komputer.
Selama uji komprehensif dilakukan, pastikan untuk memberi tahu dokter mata tentang seberapa sering Anda beraktivitas menggunakan komputer dan perangkat digital di tempat kerja dan di rumah. Ukur sejauh apa mata Anda dari layar saat Anda duduk di depan komputer, dan bawa pengukuran ini saat uji komprehensif sehingga dokter mata dapat menguji mata Anda pada jarak kerja tertentu.
2. Atur Pencahayaan

©Shutterstock/TijanaM
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang kedua adalah dengan selalu mengatur pencahayaan ketika sedang berada di depan layar perangkat digital. Mata lelah sering disebabkan oleh cahaya yang terlalu terang baik dari sinar matahari luar yang masuk melalui jendela atau dari pencahayaan interior yang terlalu cerah.
Saat Anda menggunakan komputer, pencahayaan sekitar Anda harus sekitar setengah terang dari yang biasanya. Hilangkan cahaya eksterior dengan menutup tirai, warna atau kerai. Kurangi pencahayaan interior dengan menggunakan lebih sedikit bola lampu atau tabung fluoresen, atau gunakan bola lampu dan tabung intensitas rendah.
Juga, jika mungkin, posisikan layar komputer Anda sehingga jendela berada di samping, bukan di depan atau di belakangnya. Banyak pengguna komputer merasa mata mereka menjadi lebih baik ketika tidak bekerja di bawah lampu neon yang terang.
3. Upgrade Display Layar
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang ketiga adalah dengan mengupgrade layar perangkat digital Anda. Ganti monitor lama Anda (disebut tabung sinar katoda atau CRT) dengan layar LED panel datar (light-emitting diode) dengan permukaan anti-reflektif.
Layar CRT kuno dapat menyebabkan "flicker" gambar, yang merupakan penyebab utama ketegangan mata komputer. Bahkan jika flicker ini tidak terlihat, masih dapat menyebabkan ketegangan mata dan kelelahan selama pekerjaan komputer.
Komplikasi akibat flicker bahkan lebih mungkin terjadi jika kecepatan refresh monitor kurang dari 75 hertz (Hz). Jika Anda harus menggunakan CRT di tempat kerja, sesuaikan pengaturan tampilan dengan kecepatan refresh tertinggi yang dimungkinkan.
Saat memilih tampilan panel datar baru, pilih layar dengan resolusi setinggi mungkin. Resolusi terkait dengan "dot pitch" pada tampilan. Umumnya, tampilan dengan titinada rendah memiliki gambar yang lebih tajam. Pilih tampilan dengan dot pitch 0,28 mm atau lebih kecil.
4. Sesuaikan Pengaturan Tampilan Komputer

©2018 Merdeka.com
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang keempat adalah dengan menyesuaikan pengaturan tampilan pada layar perangkat digital Anda. Menyesuaikan pengaturan tampilan komputer dapat membantu mengurangi ketegangan mata dan kelelahan. Secara umum, hal ini termasuk:
Brightness: Sesuaikan kecerahan layar sehingga kira-kira sama dengan kecerahan workstation di sekitarnya. Sebagai ujian, lihat latar belakang putih halaman Web ini. Jika terlihat seperti sumber cahaya, maka layar Anda terlalu terang. Jika terlihat kusam dan abu-abu, maka layar terlalu gelap.
Ukuran dan kontras teks: Menyesuaikan ukuran dan kontras teks berfungsi untuk kenyamanan, terutama saat membaca atau menyusun dokumen panjang.
Temperatur warna: Ini adalah istilah teknis yang digunakan untuk menggambarkan spektrum cahaya tampak yang dipancarkan oleh layar warna. Cahaya biru adalah cahaya tampak dengan panjang gelombang pendek yang dikaitkan dengan lebih banyak ketegangan mata daripada warna gelombang yang lebih panjang, seperti oranye dan merah. Mengurangi suhu warna tampilan layar Anda dapat menambah kenyamanan menatap layar dalam jangka panjang.
5. Sering Berkedip
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang kelima adalah dengan sering-sering berkedip saat menatap layar perangkat digital. Berkedip sangat penting saat Anda bekerja di depan komputer. Berkedip dapat melembabkan mata Anda untuk mencegah kekeringan dan iritasi.
Ketika menatap layar, orang-orang cenderung jarang berkedip-hanya sekitar sepertiga lebih sering dari biasanya. Air mata yang melapisi mata menguap lebih cepat selama fase panjang mata yang tidak berkedip dan ini dapat menyebabkan mata kering. Selain itu, udara di banyak lingkungan kantor cenderung kering, yang dapat meningkatkan penguapan air mata secara lebih cepat.
Untuk mengurangi risiko mata kering selama penggunaan komputer, cobalah pada setiap 20 menit berkedip 10 kali dengan menutup mata seolah tertidur. Ini akan membantu menyegarkan mata Anda.
6. Latih Mata Anda

©2019 Merdeka.com/Pexels
Cara mengatasi mata lelah dan kering yang ke enam adalah dengan sering-sering melatih mata Anda. Penyebab lain dari ketegangan mata komputer adalah kelelahan fokus. Untuk mengurangi risiko melelahkan mata Anda dengan terus-menerus berfokus pada layar Anda, berpalinglah dari komputer Anda setidaknya setiap 20 menit dan memandangi objek yang jauh (setidaknya 20 kaki) selama setidaknya 20 detik. Beberapa dokter mata menyebutnya "aturan 20-20-20." Melihat jauh melemaskan otot fokus di dalam mata untuk mengurangi kelelahan.
Latihan lain adalah melihat jauh ke suatu objek selama 10-15 detik, lalu menatap sesuatu dari dekat selama 10-15 detik. Kemudian lihat kembali objek yang jauh. Lakukan ini 10 kali. Latihan ini mengurangi risiko kemampuan fokus mata Anda untuk "mengunci" (suatu kondisi yang disebut spasme akomodatif) setelah kerja komputer yang berkepanjangan.
Kedua latihan ini akan mengurangi risiko ketegangan mata pada komputer. Juga, ingatlah untuk sering berkedip selama latihan untuk mengurangi risiko mata kering terkait komputer.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya