Bacaan Niat Wudhu Latin dan Arab, Lengkap dengan Doa Sesudah Wudhu
Merdeka.com - Bacaan niat wudhu latin perlu mudah dibaca dan diamalkan. Wudhu secara umum merupakan kegiatan membasuh beberapa bagian anggota tubuh disertai membaca niat dan doa sesudah wudhu. Wudhu sendiri bertujuan untuk menyucikan diri dari najis dan kotoran yang menempel sebelum melaksanakan salat.
Perintah Allah SWT untuk berwudhu tertuang dalam surat Al Maidah ayat 6, yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melakukan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki."BACA JUGA: Doa Wudhu Lengkap, Bacaan Bahasa Arab, Latin Dan Artinya
Salat tanpa berwudhu akan dianggap tidak sah. Saat hendak berwudhu, terdapat bacaan niat wudhu Latin dan Arab yang perlu Anda pelajari sebelumnya. Dan, ada juga doa usai berwudhu yang nantinya harus dilafazkan. Untuk itu, hafalkan keduanya.
Berikut selengkapnya mengenai bacaan niat wudhu Latin dan Arab serta tata cara pelaksanaanya yang benar.
Bacaan Niat Wudhu Latin dan Arab
Saat berwudhu, hendaknya Anda mengetahui bacaan-bacaan doa yang diperlukan. Yang paling utama adalah bacaan niat wudhu Latin dan Arab beserta artinya.
Bacaan niat wudhu Arab
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Bacaan niat wudhu Latin
"NAWAITUL WUDHUU-A LIRAF'LL HADATSIL ASHGHARI FARDHAL LILAAHI TA'AALAA"
Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah."

©2016 youtube.com
Selain itu, penting juga menghafalkan doa setelah usai berwudhu yang bunyinya;
اشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ
Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa Rasuuluhu. Allahumma j'alnii minat tawwabiina, waj'alnii minal mutathahiriina waj'alnii min 'ibaadikash shalihiina."
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh."
Tata Cara Wudhu yang Benar
Berikut tata cara wudhu yang baik dan benar, langkah demi langkah;
1. Membaca Niat
Tata cara wudhu yang pertama adalah membaca doa niat wudhu Latin dan Arab seperti yang tertera di atas. Niatkan bahwa segala ibadah yang dilakukan hanya diniatkan untuk Allah SWT semata. Setelah niat, dilanjutkan dengan membaca Bismillah.
HR Bukhari menuliskan bahwa: "Rasulullah SAW menerangkan bahwa segala perbuatan tergantung kepada niatnya, dan seseorang akan mendapatkan balasan menurut apa yang diniatkannya..." (HSR. Bukhari dalam Fathul Baary, 1:9; Muslim, 6:48).
2. Berkumur-Kumur
Kumur-kumurlah sebanyak 3 kali guna membersihkan gigi dan sisa-sisa makanan yang ada di dalam mulut.
3. Mencuci Lubang Hidung
Cuci lubang hidung 3 kali untuk mengeluarkan dan membersihkan kotoran yang ada di dalamnya. Disunnahkan pula untuk muncuci lubang hidung dengan cara menghirup air serta mengeluarkannya dengan memencet hidung.
4. Membasuh Wajah
Basuh wajah sebanyak 3 kali dan mulailah melakukannya dari ujung kepala tempat tumbuhnya rambut hingga bawah dagu.
5. Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku
Membasahi tangan hingga siku adalah gerakan wudhu yang sudah tercantum dalam surat Al-Maidah ayat 6 sesuai dengan perintah Allah SWT.
6. Membasuh Kepala
Usaplah kepala dari depan hingga ke bagian belakang kepala sebanyak satu kali. Ali bin Abi Thalib berkata, "Aku melihat Nabi SAW mengusap kepalanya satu kali." (HR. Sahih Abu Dawud no.106).
7. Membersihkan Telinga
Caranya, masukan jari telunjuk ke dalam telinga lalu ibu jari mengusap kedua daun telinga. Lakukan hal ini secara bersamaan antar telinga kanan dan telinga kiri.
8. Cuci Kaki
Mencuci kedua kaki dan membasuhnya hingga ke atas mata kaki adalah hal terakhir dalam rangkaian wudhu dan dilakukan sebanyak 3 kali, dimulai dari kaki bagian kanan terlebih dahulu.
Dalam HR Bukhari, dahulukan kaki kanan hingga tiga kali kemudian kaki kiri. Dan saat membasuh kaki, Rasulullah menggosok jari kelingkingnya pada sela-sela jari kaki (HR. Bukhari; Fathul Baari, dan Muslim).
Rukun dan Sunnah Wudhu
Dalam melaksanakan wudhu, Anda harus tahu apa saja rukun dan sunnah pada amalan bersuci ini. Dalam Matan Abu Syuja, disebutkan terdapat 6 rukun wudhu, yaitu:
- Niat ketika membasuh muka.
- Membasuh muka.
- Membasuh kedua tangan sampai siku.
- Mengusap sebagian kepala.
- Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
- Tertib (berurutan) sesuai dengan yang telah kami sebutkan.
Sedangkan sunnah wudhu yang perlu diperhatikan ada 10, yakni:
- Mengucap basmalah.
- Mencuci kedua tangan sebelum memasukkan tangan tersebut ke dalam wadah.
- Memasukkan air ke mulut (madhmadhah).
- Memasukkan air ke dalam hidung (istinsyaq).
- Mengusap seluruh kepala.
- Mengusap kedua telinga luar maupun bagian dalamnya dengan air yang baru.
- Menyela-nyela jenggot yang tebal, serta menyela-nyela jari tangan dan kaki.
- Mendahulukan yang kanan dari yang kiri.
- Bersuci masing-masing tiga kali.
- Muwalah, tanpa ada jeda.
Sholat Sunnah Wudhu
Usai berwudhu, ada satu amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Hal ini digambarkan dalam hadist dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Bilal, “Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku tentang satu amalan yang engkau lakukan di dalam Islam yang paling engkau harapkan pahalanya, karena aku mendengar suara kedua sandalmu di surga.” Bilal menjawab, “Tidak ada amal yang aku lakukan yang paling aku harapkan pahalanya daripada aku bersuci pada waktu malam atau siang pasti aku melakukan shalat dengan wudhu tersebut sebagaimana yang telah ditetapkan untukku.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Amalan yang dimaksud adalah sholat sunnah wudhu, yaitu sholat sunnah yang didirikan setelah selesai berwudhu. Amalan dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadist dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian berdiri melaksanakan dua rakaat dengan tidak mengucapkan pada dirinya (konsentrasi ketika shalat), maka dia akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya