Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Penyebab Lutut Membengkak, Ketahui Sejak Dini

7 Penyebab Lutut Membengkak, Ketahui Sejak Dini Ilustrasi lutut sakit. ©Shutterstock.com/Juriah Mosin

Merdeka.com - Lutut merupakan salah satu bagian persendian yang sangat penting dalam gerak tubuh. Bagian persendian ini memungkinkan seseorang untuk berjalan, duduk, ataupun berdiri. Salah satu masalah yang kerap muncul seputar lutut adalah pembengkakan.

Lutut yang membengkak paling sering dialami oleh orang dewasa yang lebih tua. Kondisi ini bisa mengganggu dan melemahkan aktivitas sehari-hari. Pembengkakan kronis atau lama dapat menyebabkan kerusakan jaringan sendi, degradasi tulang rawan, dan pelunakan tulang. Sendi bengkak akan terjadi ketika ada peningkatan cairan di jaringan yang mengelilingi sendi.

Lutut yang membengkak mungkin disebabkan oleh trauma, cedera yang berlebihan, atau penyakit atau kondisi yang mendasarinya. Untuk menentukan penyebab pembengkakan, dokter mungkin perlu mendapatkan sampel cairan untuk menguji infeksi, penyakit, atau cedera.

Menyedot beberapa cairan juga akan membantu mengurangi rasa sakit dan kekakuan yang terkait dengan pembengkakan. Berikut ini merdeka.com rangkum 7 penyebab lutut membengkak, yang dilansir dari Liputan6.com.

Osteoarthritis

Penyebab lutut membengkak yang pertama adalah osteoartritis. Hal ini disebabkan oleh tulang rawan yang rusak. Kondisi ini menyebabkan tulang-tulang di dalam sendi saling bergesekan. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, kekakuan, dan gejala lainnya.

Meskipun osteoartritis dapat merusak persendian mana pun, kelainan ini paling sering menyerang persendian di tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang. Osteoarthritis di lutut menyebabkan rasa sakit, kekakuan, hilangnya kelenturan, taji tulang, dan pembengkakan sendi.

Rhematoid Arthritis

lutut

©running.competitor.com

Penyebab lutut membengkak selanjutnya dapat disebabkan oleh penyakit autoimun jangka panjang, progresif, dan melumpuhkan. Kondisi ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan rasa sakit di dalam, sekitar sendi dan organ tubuh lainnya. Gangguan autoimun, rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh sendiri.

Berbeda dengan kerusakan akibat keausan pada osteoarthritis, rheumatoid arthritis akan dapat memengaruhi lapisan sendi, menyebabkan pembengkakan menyakitkan yang pada akhirnya dapat menyebabkan erosi tulang dan deformitas sendi.

Adanya Infeksi

 

Artritis infeksius atau artritis septik adalah akibat dari infeksi bakteri, virus, atau jamur pada jaringan dan cairan sendi. Infeksi sendi biasanya terjadi setelah infeksi sebelumnya dalam tubuh. Infeksi menyebar ke sendi melalui aliran darah dari bagian lain tubuh, seperti kulit, hidung, tenggorokan, telinga, atau luka yang ada di tubuh.

Dalam beberapa jam hingga berhari-hari, rasa sakit, radang, sendi bengkak dan demam akan muncul. Sendi yang paling sering terkena artritis infeksi adalah lutut, pinggang, bahu, pergelangan kaki dan pergelangan tagan. Sendi yang rusak akan lebih rentan terhadap infeksi. Penyebab bakteri umum dari artritis infeksius termasuk Neisseria gonorrhoeae dan Staphylococcus aureus. Beberapa infeksi sendi mungkin disebabkan oleh lebih dari satu organisme.

Asam Urat

urat

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Image Point Fr

Penyebab lutut membengkak yang selanjutnya adalah asam urat. Asam urat biasanya akan menyerang secara tiba-tiba yang disertai dengan nyeri sendi yang parah, pembengkakan, kehangatan, dan kemerahan, sering terjadi di lutut dan jempol kaki. Asam urat menyebabkan nyeri sendi hebat. Penyakit ini biasanya melibatkan satu sendi ketika menyerang, tetapi terkadang asam urat dapat memengaruhi lebih dari satu sendi.

Asam urat merupakan suatu bahan kimia normal yang ada dalam tubuh yang membentuk kristal. Jika tidak terkontrol, zat ini akan mengendap di persendian, akan menyebabkan peradangan dan rasa sakit. Kristal-kristal itu juga dapat mengendap di area lain untuk menjadi nodul di bawah kulit atau batu di ginjal.

Pseudogout

Penyebab lutut membengkak selanjutnya adalah pseudogout. Gejala-gejala pseudogout sangat mirip dengan gejala-gejala gout atau asam urat, meskipun peningkatan rasa sakit biasanya kurang parah. Penyakit ini kurang umum dibanding dengan asam urat. Pseudogout membutuhkan perawatan yang berbeda dengan asam urat.

Perbedaan utama antara gout dan pseudogout adalah bahwa persendian teriritasi oleh kristal kalsium pirofosfat daripada kristal urat. Pseudogout membutuhkan perawatan yang berbeda dengan asam urat.

Bursitis

Bursitis merupakan kondisi menyakitkan yang memengaruhi bursae. Bursae merupakan kantung berisi cairan yang bertindak sebagai bantalan antara tulang, tendon, sendi, dan otot. Ketika kantung ini meradang, hal itu disebut bursitis.

Bursitis dapat disebabkan oleh cedera, infeksi, atau kondisi yang sudah ada sebelumnya di mana kristal dapat terbentuk di bursa. Gejala penyakit ini bisa berupa rasa sakit yang meningkat dengan gerakan atau tekanan, pembengkakan dan kekakuan.

Cedera Sendi

 

Cedera persendian akan bisa menyebabkan persendian yang terasa nyeri, bengkak, dan kaku. Kadang-kadang, nyeri sendi dapat disebabkan oleh cedera atau robeknya otot, tendon, dan ligamen di sekitar sendi, bursitis, tendonitis, dislokasi, strain, keseleo, dan patah tulang.

Cedera serius akan dapat mengakibatkan darah membanjiri sendi lutut, menyebabkan pembengkakan, kehangatan, kekakuan, dan memar yang signifikan. Kondisi ini disebut hemarthrosis dan membutuhkan perawatan medis yang mendesak.

(mdk/raf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP